Liverpool selangkah lagi segel peringkat juara Turnamen Inggris

Ibukota Indonesia – Liverpool selangkah lagi menyegel penghargaan juara Kompetisi Inggris musim 2024/25 seusai mengalahkan Leicester City dengan skor satu-nol pada pekan ke-33 di area Stadion King Power, Leicester, Hari Senin dini hari WIB.

Kemenangan ini memproduksi Liverpool pada saat ini semakin kokoh pada puncak klasemen sementara Turnamen Inggris dengan 79 poin dari 33 pertandingan, unggul 13 poin dari Arsenal di tempat kedudukan kedua, demikian catatan Premier League.

Liverpool bisa jadi meyakinkan peringkat juara Kompetisi Inggris pada pekan ke-34 andai mampu mengalahkan Tottenham di dalam Stadion Anfield, Liverpool, Mingguan (27/4) mendatang.

Selain itu, Liverpool dapat dinyatakan sebagai pemenang Turnamen Inggris musim ini lebih lanjut cepat jikalau Arsenal tertunduk dari Crystal Palace pada pekan ke-34, Kamis (24/4) dini hari Waktu Indonesia Barat nanti.

Di sisi lain, Leicester City dipastikan terdegradasi ke Divisi Championship musim depan oleh sebab itu sudah ada bukan mungkin saja pergi dari dari zona degradasi pasca semata-mata mampu menghimpun 18 poin dari 33 laga, berjarak 18 poin dari zona aman.

Secara statistik pada pertandingan Liverpool menghadapi Leicester City, The Reds lebih lanjut baik dengan 59 persen penguasaan bola juga mengurangi 28 tendangan yang dimaksud 10 di dalam antaranya tepat sasaran.

Liverpool secara langsung mengambil inisiatif menyerang pada pertandingan ini dan juga memberikan ancaman lewat tendangan Mohamed Salah yang masih membentur tiang gawang Leicester.

Leicester berbalik menciptakan kesempatan melalui tendangan Wilfred Ndidi, akan tetapi bola masih membentur tiang gawang Liverpool yang dimaksud dijaga oleh Alisson Becker.

Salah kembali menciptakan prospek untuk Liverpool lewat tendangan voli yang dimaksud ia lepaskan, namun bola dapat dihalau kiper Leicester Mads Hermansen.

Selanjutnya Liverpool terus mengancam gawang dari Leicester, akan tetapi peluang-peluang yang mana merek dapatkan masih mampu diamankan oleh Mads Hermansen.

Memasuki fase kedua, Liverpool kembali menggempur lini pertahan dari Leicester, akan tetapi beberapa upaya yang digunakan merekan lakukan tak kunjung membuahkan hasil.

Liverpool akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit 76 pasca tendangan voli Trent Alexander-Arnold dapat membobol gawang dari Leicester sehingga skor berubah menjadi 1-0. Angka yang disebutkan bertahan hingga pertandingan usai.

Scroll to Top