DKI Jakarta – Melansir dari situs Footy Headlines, Adidas juga Real Madrid kembali menghadirkan pembaharuan di desain jersey untuk musim kompetisi 2025/2026. Bocoran mengenai tiga varian kostum utama Los Blancos—home, away, dan third kit—menggambarkan sentuhan estetika modern yang berpadu dengan elemen historis yang dimaksud ikonik. Ketiganya diperkirakan akan dirilis secara resmi mulai akhir Mei hingga Agustus 2025.
Seperti lazimnya, seragam kandang Real Madrid musim 2025/2026 tetap saja mengusung warna dasar putih. Namun, desain tahun ini berjauhan dari kesan monoton. Adidas memberikan sentuhan segar sebagai list kuning, pemakaian warna abu-abu muda, juga logo Adidas berwarna hitam yang mencolok. Terdapat garis ikterus yang digunakan memanjang di tempat kedua sisi jersey, sementara kerah juga ujung lengan menampilkan garis abu-abu tipis yang halus namun memberikan kesan elegan.


Warna juga desain ini disebut-sebut sebagai penghormatan terhadap jersey Real Madrid musim 2009/2010—musim pertama Cristiano Ronaldo di tempat klub—dan musim 2015/2016, ketika Los Blancos meraih gelar kejuaraan Kejuaraan Champions ke-11 (La Undécima). Ronaldo ketika itu mencetak 16 gol cuma pada 12 pertandingan Kompetisi Champions, lalu menjadikan musim yang disebutkan salah satu yang digunakan paling berkesan di sejarah klub.
Seragam kandang ini juga diprediksi akan digunakan di kompetisi Piala Bumi Antarklub FIFA 2025 yang tersebut akan berlangsung pada Amerika Serikat.
Untuk laga tandang, Adidas merancang jersey yang mana terinspirasi dari tampilan luar Stadion Santiago Bernabéu ketika di malam hari hari. Warna dasar navy blue (biru dongker gelap) dipadukan dengan logo Adidas berwarna perak dan juga aksen terang bernuansa "light-volt" yang dimaksud modern.

Desain garis-garis halus pada permukaan jersey mencerminkan struktur fasade stadion Bernabéu, meskipun tampilan akhir stadion pasca renovasi disebut tak semegah konsep awal para arsitek. Warna yang digunakan digunakan juga mengingatkan pada jersey tandang musim 2012/2013, sehingga menguatkan nuansa nostalgia yang tersebut ingin dibangun pada jersey musim ini.

Secara template, jersey away ini mengusung desain Tiro 25 dengan kerah khas Teamgeist, menambahkan kesan retro yang digunakan kuat namun masih modern. Rencananya, jersey ini akan tersedia di tempat pasaran mulai Juni atau Juli 2025.

Sementara itu, untuk seragam ketiga Real Madrid 2025/2026 mengusung warna biru yang dimaksud menyerupai jersey tandang musim 2013/2014, ketika klub meraih gelar La Décima. Warna biru ini dipadukan dengan detail lalu logo trifoil berwarna putih, yang dimaksud memberikan tampilan bersih serta profesional.


Inspirasi utama jersey ini datang dari desain kursi baru di area Santiago Bernabéu. Pola kain pada jersey menyerupai kontur kain kursi, yang mana memberikan sentuhan visual unik. Tak hanya saja itu, bagian di jersey menampilkan kutipan legendaris dari Juanito: “90 minuti en el Bernabéu son molto longo”, yang mana berarti “90 menit di tempat Bernabéu adalah waktu yang sangat panjang”. Kalimat ini diucapkan pada semifinal Piala UEFA 1984/1985 sebagai bentuk kepercayaan diri Real Madrid ketika menghadapi ketertinggalan dari Inter Milan.
Jersey ketiga ini dijadwalkan meluncur ke rakyat pada Agustus 2025, menjauhi bergulirnya musim baru.
Lewat perpaduan elemen klasik lalu pengembangan modern, lini jersey Real Madrid untuk musim 2025/2026 menunjukkan identitas klub yang digunakan kuat sekaligus menghormati sejarah panjangnya. Desain dari Adidas kali ini bukanlah hanya sekali persoalan estetika, tetapi juga menyebabkan narasi emosional yang tersebut melekat pada para pendukung setia Los Blancos pada seluruh dunia.
Real Madrid kembali membuktikan bahwa jersey bukanlah sekadar pakaian pertandingan, melainkan simbol kebanggaan, sejarah, kemudian semangat juang yang digunakan terus menyala.
