Direktur Operasi FIFA Serang Infantino: “Kami Ditipu, Saya Tetap Tidur Nyenyak Meski Dipecat”
Zurich – Gejolak internal di tubuh FIFA semakin memanas. Direktur Eksekutif Operasional FIFA, Kevin Lamour, melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFA Gianni Infantino terkait rencana kontroversial pembentukan perusahaan komersial baru yang akan membuka peluang bagi investor swasta untuk memiliki saham dalam aset Piala Dunia.
Dalam pernyataan yang dikutip Associated Press, Lamour menuduh para karyawan FIFA telah “ditipu” dan mengaku kecewa dengan cara kepemimpinan organisasi saat ini.
“Kami telah ditipu. Seluruh karyawan FIFA pantas mendapatkan sesuatu yang lebih baik daripada penghinaan dan intimidasi,” ujar Lamour.
Sebut Proyek Infantino Hanya Keputusan Satu Orang
Lamour, yang telah bekerja bersama Infantino sejak era UEFA sebelum menjabat sebagai Direktur Eksekutif Operasional FIFA pada 2024, menyebut proyek tersebut bukan hasil keputusan bersama.
Ia menggambarkan pembentukan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise sebagai “proyek satu orang”, sekaligus mengajak para pemimpin sepak bola dunia untuk mempertimbangkan kembali arah organisasi.
“Saya meminta para pemimpin sepak bola mengajukan pertanyaan yang tepat kepada diri mereka sendiri dan mengambil keputusan yang benar,” tegasnya.
Siap Kehilangan Jabatan
Meski mengkritik pimpinannya secara terbuka, Lamour memastikan dirinya tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya.
Ia mengaku masih memiliki tanggung jawab terhadap rekan-rekannya di FIFA, meskipun menyadari pernyataannya berpotensi membuatnya kehilangan pekerjaan.
