Maruarar usulkan pemanfaatan wasit asing di area Piala Presiden

Ibukota Indonesia – Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025 Maruarar Sirait mengusulkan penyelenggaraan wasit asing pada kejuaraan pramusim yang dimaksud demi menjaga integritas dan juga semangat fair play.

Maruarar menyampaikan bahwa pengaplikasian perangkat pertandingan dari luar negeri merupakan opsi yang realistis jikalau memang benar diperlukan.

"Kalau diperlukan wasit-wasit asing, juga tidak ada apa-apa. Nanti kalau budget kurang saya cariin," kata Maruarar pada jumpa pers di dalam Danareksa Tower pada Jakarta, Jumat.

"Yang penting saya bukan mau mendengar ada isu perihal reputasi, wasit, juga pengaturan skor. Itu harus dijaga."

Ia menambahkan bahwa selama ini kejuaraan Piala Presiden sudah ada menunjukkan komitmen terhadap penyelenggaraan yang tersebut bersih lalu profesional.

Baca juga: Tim Indonesian All-Star akan mengambil bagian panaskan Piala Presiden 2025

Ke depan, pengawasan terhadap aspek fair play akan semakin diperketat dengan melibatkan pihak-pihak independen.

“Saya akan minta ada yang mengawasi benar, supaya benar-benar bisa jadi berjalan fair play,” ujarnya.

Langkah ini mendapat perhatian dalam sedang meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap penyelenggaraan kompetisi sepak bola yang mana transparan lalu bebas dari intervensi.

Turnamen Piala Presiden dijadwalkan dimulai pada 6 Juli. Kompetisi kali ini akan dihadiri oleh enam tim, yakni Persib Bandung, Dewa United, Arema FC, Port FC, Oxford United, lalu Indonesian All-Star.

Baca juga: Piala Presiden 2025 disertai enam tim, juara peroleh hadiah Rp5 miliar

Scroll to Top