Pio Esposito Diincar Arsenal & Manchester United, Tapi Pilih Bertahan di Inter Milan

Milan – Masa depan Francesco Pio Esposito tengah menjadi perhatian setelah striker muda Inter Milan itu masuk radar dua raksasa Premier League, Arsenal dan Manchester United. Namun, di tengah ketertarikan dari Inggris, Esposito justru semakin dekat dengan keputusan untuk melanjutkan kariernya di San Siro.

Arsenal dan Manchester United dikabarkan melakukan penjajakan pada tahap akhir bursa transfer untuk mengetahui kemungkinan memboyong penyerang berusia 21 tahun tersebut. Kedua klub Inggris itu melihat Esposito sebagai salah satu opsi menarik untuk memperkuat lini depan mereka menjelang musim 2026/27.

Performa Membuat Klub Inggris Terpikat

Ketertarikan tersebut tidak muncul tanpa alasan.

Esposito menikmati perkembangan pesat bersama Inter musim lalu. Ia mencatatkan 20 kali menjadi starter dan 24 kali tampil sebagai pemain pengganti di Serie A dan Liga Champions, dengan torehan 9 gol dan 5 assist ketika Inter berhasil memenangkan Scudetto.

Striker jebolan akademi Inter itu juga telah menembus Timnas Italia dan terus meningkatkan reputasinya sebagai salah satu penyerang muda yang patut diperhitungkan di Eropa.

Profil tersebut membuat Esposito menarik bagi klub-klub Premier League: masih muda, sudah memiliki pengalaman di level tinggi, serta memiliki ruang besar untuk berkembang menjadi penyerang kelas atas.

Arsenal dan Manchester United Mulai Mendekat

Arsenal dan Manchester United sama-sama membutuhkan kedalaman tambahan di lini depan karena harus menghadapi beberapa kompetisi sepanjang musim.

Kedua klub disebut telah melakukan kontak dengan pihak-pihak di sekitar Esposito untuk mengetahui apakah sang pemain terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Inggris.

Namun, pendekatan tersebut belum mengubah prioritas sang pemain.

Esposito Lebih Memilih Inter

Kabar terbaru justru menjadi pukulan bagi Arsenal dan Manchester United.

Esposito dikabarkan lebih memilih bertahan di Inter Milan, klub yang membesarkannya sejak level akademi. Bahkan, kesepakatan verbal mengenai kontrak baru disebut telah tercapai.

Keputusan tersebut menjadi kabar positif bagi pelatih Inter, Cristian Chivu. Meski persaingan di lini depan sangat ketat karena keberadaan Lautaro Martínez dan Marcus Thuram, Inter tetap ingin mempertahankan talenta akademi yang dianggap memiliki masa depan cerah