Pemilik Burnley pembelian Espanyol

Ibukota Indonesia – Grup pemilik Burnley dalam Premier League, Velocity Sport Limited (VSL), setuju mengakuisisi klub Kejuaraan Spanyol, Espanyol, umum Espanyol pada keterangan tertulisnya pada laman klub itu pada Senin.

“Rastar Group, pemegang saham mayoritas RCD Espanyol, sudah mencapai kesepakatan di beberapa jam terakhir dengan Velocity Sport Limited, grup dengan syarat Inggris yang dimaksud juga miliki pemegang saham selama Amerika Serikat,” bunyi pernyataan resmi Espanyol.

“Rastar bukan sepenuhnya melegakan diri dari RCD Espanyol, namun sahamnya akan menjadi bagian dari kendaraan pembangunan ekonomi baru yang tersebut akan miliki kepemilikan di area kedua klub.”

Espanyol akan menjadi klub kedua dalam bawah kendali VSL pasca Burnley, namun kedua klub tetap saja beroperasi secara independen, lanjut pernyataan tersebut.

Grup jika China, Rastar, dan juga pemiliknya Chen Yansheng, kehilangan dukungan dari penggemar Espanyol sejak mengambil alih klub itu pada 2015.

Hal itu tiada terlepas dari performa klub yang mana buruk hingga dua kali terdegradasi dari Kejuaraan Spanyol.

Pada awal Juli, klub Kompetisi Inggris Crystal Palace terdegradasi dari kompetisi Kompetisi Europa ke Conference League, akibat permasalahan kepemilikan multiklub yang mana juga melibatkan klub Prancis Lyon, yang mana lolos ke Kompetisi Europa.

Pengusaha Negeri Paman Sam John Textor merupakan pemegang saham mayoritas Lyon serta sekaligus memiliki saham Palace. Palace sekarang berniat mengajukan banding berhadapan dengan kebijakan yang dimaksud terhadap UEFA.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top