DKI Jakarta – Pelatih ganda putra pelatnas PBSI Cipayung Antonius Budi Ariantho melanjutkan duet Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dengan menurunkan mereka itu pada dua kompetisi berikutnya, Super 750 China Masters pada 16-21 September serta Super 500 Korea Open pada 23-28 September.
Anton mengungkapkan perpanjangan ini merupakan bagian dari kegiatan evaluasi jangka menengah PBSI untuk menemukan komposisi terbaik di area sektor ganda putra.
“Melihat penampilan kemudian performa Fajar/Fikri cukup baik dalam Japan lalu China Open, saya ingin mengamati mereka itu lagi apakah bisa saja konsisten bersaing pada level atas,” kata Anton pada keterangan resminya dalam Jakarta, Selasa.
Anton menjelaskan acara uji coba pasangan ganda putra akan berlangsung hingga akhir tahun. Evaluasi menyeluruh akan dilaksanakan sebelum PBSI menetapkan pasangan permanen untuk musim 2026.
“Kalau Fajar/Fikri sanggup konsisten permainannya, kemungkinan bisa jadi dipatenkan. Begitu juga pasangan lain yang digunakan bisa saja menunjukkan hasil positif,” ujarnya.
Sementara itu, Anton juga menyampaikan pebulu tangkis ganda putra Daniel Marthin masih pada proses pemulihan cedera serta diperkirakan baru kembali berlaga pada Januari tahun depan.
“Empat bulan ini menjadi masa evaluasi. Sambil mengawaitu pemulihan Daniel, kami akan lihat formula mana yang terbaik,” kata Anton.
Fajar/Fikri sebelumnya mengakhiri paceklik gelar kejuaraan duta Indonesia di dalam kompetisi elite dengan menjuarai Super 1000 China Open 2025.
Fajar/Fikri meraih peringkat juara setelahnya menundukkan unggulan kedua selama Malaya Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-15, 21-14 pada pertandingan final berdurasi 35 menit di area Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, 27 Juli.
Sepekan sebelumnya, Fajar/Fikri juga menembus perempat final Japan Open.
Adapun sebelum kembali berduet, Fajar terlebih dahulu akan fokus bersatu Muhammad Rian Ardianto di tempat Kejuaraan Global 2025 yang mana akan dilakukan di tempat Paris, Prancis pada 25–31 Agustus.
"Sekarang Fajar lalu Rian sedang berfokus pada Kejuaraan Global 2025 terlebih dahulu. Setelah itu baru akan memulai persiapan dengan pasangan barunya, ada dua minggu persiapan dikarenakan Fajar/Rian saya tarik keikutsertaannya dari (Super 500) Hong Kong Open 2025," kata Anton.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
