Ibukota – Legenda bola basket Los Angeles Lakers Magic Johnson menduduki peringkat pertama pada daftar 10 besar, alias masih memegang rekor sebagai raja umpan sepanjang masa ketika playoff NBA, dengan total 2.346 assist.
Dalam laman resminya yang mana disitir di dalam Jakarta, Kamis, NBA menyampaikan visi permainan kemudian partisipasi krusial Magic Johnson melalui operan belum mampu digeser oleh para pemain lain.
Point guard itu dikenal dengan gaya bermain "showtime" dengan Lakers pada era 1980-an, sehingga berperan penting mengakibatkan timnya meraih lima gelar kejuaraan juara NBA.
Berdasarkan statistik liga bola basket Amerika Serikat itu, kemampuan Johnson mengatur tempo permainan kemudian menemukan rekan setim di situasi kritis, menjadikannya fasilitator ulung yang tersebut sulit ditandingi guna membantu rekannya menciptakan poin bagi tim.
Meski begitu, torehan yang disebutkan berpeluang dipecahkan oleh pemain berpartisipasi Lakers ketika ini, yaitu megabintang LeBron James yang tersebut berada di area urutan kedua.
Forward itu telah lama membukukan 2.067 assist pada waktu pada fase gugur kompetisi. Pemain berjuluk "King James" itu memang benar dikenal sebagai pencetak bilangan bulat ulung, tetapi ia juga terlibat memberi assist ke rekan setim.
Empat kali meraih cincin juara pada klub berbeda, LeBron kerap mendikte jalannya permainan lewat kecerdasan bermain lalu kemampuan playmaking yang dimaksud tinggi.
Pemain berumur 40 tahun itu berpeluang menggeser Johnson, lantaran belum menunjukkan tanda-tanda akan pensiun pada NBA.
Untuk urutan ketiga ditempati John Stockton yang membela Utah Jazz, dengan mengoleksi 1.839 assist di area playoff. Dia berhasil menghadirkan timnya ke Final NBA tahun 1997 lalu 1998.
Kemudian Jason Kidd berada di area kedudukan keempat, dengan raihan 1.263 assist, yang tersebut dihadiri oleh Chris Paul (1.233), kemudian Tony Parker (1.143).
Di antara ketiganya, Paul yang mana berumur 40 tahun masih berpartisipasi bermain kemudian pada masa kini membela Los Angeles Clippers. Meski baru sekali mencapai final, ia masih disegani sebab akurasi umpannya. Sedangkan Parker menjadi bagian penting dari empat gelar kejuaraan juara San Antonio Spurs.
Lalu, untuk sikap ketujuh dan juga kedelapan ditempati oleh Rajon Rondo (1.136 assist) serta James Harden (1.125), yang digunakan saat ini masih terlibat bermain.
Rondo dikenal sebagai "playoff performer" sejati, oleh sebab itu membantu Celtics juara pada 2008 lalu Lakers pada waktu 2020. Sementara Harden, selain sebagai pencetak angka, juga piawai menciptakan peluang.
Dua sikap terakhir diisi oleh Larry Bird (1.062) serta Steve Nash (1.061).
Bird adalah ikon Boston Celtics, yang dimaksud turut menyumbang tiga penghargaan juara berkat kemampuannya membaca permainan. Sedangkan Nash, dua kali menjadi pemain terbaik (MVP), yang mana dikenal dengan distribusi bola yang mana presisi meskipun belum pernah meraih gelar kejuaraan NBA.
Keberadaan nama-nama yang disebutkan menegaskan pentingnya peran kreator serangan di dalam panggung playoff, oleh sebab itu setiap penguasaan bola bisa saja menentukan nasib kelompok menuju peringkat juara.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di tempat situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
