Satria Muda diyakini tetap memperlihatkan berprestasi walaupun pindah kandang ke Bandung

Ibukota Indonesia – Pelatih Satria Muda (SM) Youbel Sondakh yakin klub yang dimaksud ditanganinya bisa jadi terus berprestasi walaupun pindah kandang dari Ibukota Indonesia ke Pusat Kota Bandung, Jawa Barat, setelahnya bergabung pada bawah naungan PT Persib Bandung Bermartabat.

Youbel mengatakan, perpindahan markas itu harus disikapi positif oleh semua pihak akibat kelompok itu tetap memperlihatkan menyebabkan sejarah yang digunakan sudah ada dilalui sejak awal berdiri. Salah satunya berhasil menjadi juara sebanyak 12 kali di dalam liga bola basket kasta tertinggi pada Indonesia.

"Sudah pasti positif menanggapinya lantaran kami mengetahui Persib sebagai klub sepak bola itu seperti apa. Saya optimistis akan segera mendapatkan lingkungan yang tersebut baru serta yakin klub juga akan besar pada sana (Bandung)," kata Youbel pada Jakarta, Kamis.

Dia melanjutkan, kebijakan pindah lokasi itu tidaklah serta-merta menghapus seluruh sejarah, sistem, dan juga identitas yang telah diraih kelompok selama ini.

Sebab, semua peninggalan yang tersebut ada akan menjadi identitas bagi kelompok ke depan, untuk terus menciptakan prestasi-prestasi baru.

"Jadi kami tidaklah memulai dari nol. Kami pasti terbiasa serta ke depan hal ini akan menjadi sesuatu yang tersebut besar, menurut saya, baik untuk Pusat Kota Bandung maupun Provinsi Jawa Barat," ujar legenda bola basket Indonesia tersebut.

Youbel menambahkan, dirinya masih dipercaya oleh manajemen untuk menjadi pembimbing kepala, setidaknya selama keikutsertaan kelompok di Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesia 2025 yang dimaksud dimulai pertengahan Agustus ini.

Sementara itu, Satria Muda resmi menetapkan Daerah Perkotaan Bandung, Jawa Barat, sebagai markas operasional baru merekan pasca menjalin sinergi manajerial dengan manajemen klub sepak bola Persib Bandung.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan resmi bergabungnya Satria Muda ke pada sistem ekologi olahraga dalam Provinsi Jawa Barat, penampilan regu basket itu diharapkan mampu menciptakan keseimbangan baru, juga memperkaya dinamika kompetisi bola basket nasional.

Pada IBL 2025, klub itu masih menggunakan nama Satria Muda Pertamina Jakarta. Namun, dengan berpindah ke Bandung dipastikan pemilik 12 cincin juara liga bola basket kasta tertinggi dalam Indonesia itu tiada akan menggunakan kata "Jakarta" untuk ke depannya alias menjadi Satria Muda Bandung.

Sedangkan Prawira Bandung yang dimaksud selama ini dinaungi oleh PT Persib Bandung Bermartabat dipastikan bubar, sehingga para pemainnya akan mencari klub lainnya untuk pelabuhan karier berikutnya.

Berdasarkan pengumuman klub, belaka Yudha Saputera, Pandu Wiguna, kemudian Kelvin Sanjaya dari Prawira Bandung yang mana masuk ke di daftar skuad Satria Muda Bandung.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top