Ibukota – Klub Kompetisi Inggris West Ham dilaporkan mencapai kesepakatan untuk mendatangkan kiper Mads Hermansen dari Leicester City pada bursa pengiriman musim panas ini.
Dilansir dari cuitan akun X jurnalis jika Italia Fabrizio Romano, Jumat, West Ham dilaporkan mengeluarkan biaya sebesar 19 jt euro atau sekira Rp360 miliar untuk memboyong Hermansen dari Leicester City.
Masih pada laporan Romano, Hermansen segera melakukan perjalanan ke London untuk melakukan tes medis dengan West Ham di dalam markas merekan pada hari terakhir pekan waktu setempat.
????⚒️ Mads Hermansen will join West Ham as new goalkeeper for €19m fee.
Agreement in place with Leicester City and also on player side, medical tomorrow.
Hermansen, on his way to London as deal is done as @ExWHUEmployee called.
John Victor deal, collapsed at final stages. pic.twitter.com/LNBZUdscpO
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) August 7, 2025
Keberhasilan mendaratkan Hermansen ini menyebabkan West Ham memutuskan untuk mengakhiri upaya mereka mendatangkan kiper klub Kejuaraan Brasil Botafogo John Victor.
Sementara itu, menurut laporan dari jurnalis Sku Sports Rob Dorsett, keberhasilan West Ham mendaratkan kiper berkebangsaan Denmark yang dimaksud tidak ada terlepas dari meningkatnya penawaran mereka.
Pada percobaan pertama, West Ham mengajukan penawaran sebesar 13 jt euro (Rp246 miliar) untuk memboyong Hermansen, namun proposal yang disebutkan ditolak oleh Leicester City.
Mads Hermansen sebenarnya masih memiliki kontrak dengan Leicester City hingga Juni 2028 mendatang pasca didaratkan dari klub Kejuaraan Denmark Brondby IF pada musim panas 2023.
Semenjak berseragam Leicester City, kiper berusia 25 tahun yang dimaksud sudah ada tampil pada 72 pertandingan di tempat berbagai kompetisi lalu mengemas 14 clean sheets dari total 6.435 menit bermain.
Selain itu, Hermansen juga berjasa menyebabkan Leicester City penawaran ke kasta tertinggi Kompetisi Inggris pada musim 2024/2025, sebelum The Foxes kembali terdegradasi di area akhir kompetisi.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
