“Itu Sepadan!” Davide Frattesi Resmi Kembali ke Lazio, Siap Jadi Pilar Utama Gattuso

Roma – Davide Frattesi akhirnya resmi kembali ke kota kelahirannya setelah menuntaskan kepindahan dari Inter Milan ke Lazio dengan status pinjaman selama satu musim. Gelandang berusia 24 tahun itu menyambut kepindahan tersebut dengan penuh antusiasme, terutama karena Lazio memberinya kesempatan untuk kembali menjadi bagian penting dari sebuah proyek besar.

Kembali ke Tempat Masa Kecil

Kepindahan ini memiliki makna emosional bagi Frattesi. Ia tumbuh besar di kawasan Giustiniana, Roma, dan pernah menjalani masa-masa awal perkembangan sepak bolanya di sana.

Ketika tiba di lingkungan Lazio, Frattesi mengaku langsung teringat pada jalan-jalan yang dahulu ia lewati ketika masih kecil.

Menurutnya, kembali ke Roma kali ini terasa berbeda karena ia datang bukan sebagai pemain muda yang sedang mengejar mimpi, melainkan sebagai pemain yang sudah memiliki pengalaman dan tanggung jawab lebih besar.

“Saya kembali dengan rasa tanggung jawab yang berbeda dan kedewasaan yang lebih besar. Saya pikir waktunya telah tiba untuk memikul tanggung jawab penting,” ujar Frattesi.

Sempat Hampir Terjadi pada Januari

Kepindahan Frattesi ke Lazio sebenarnya bukan cerita baru.

Kedua klub sebelumnya sudah hampir mencapai kesepakatan pada Januari, tetapi transfer tersebut akhirnya gagal terealisasi karena sejumlah kendala.

Kali ini situasinya berbeda. Lazio bergerak cepat dan memberi tahu Frattesi bahwa keputusan harus segera dibuat karena waktu untuk menyelesaikan seluruh dokumen sangat terbatas.

Frattesi mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan pilihan.

“Saya tidak punya banyak keraguan,” katanya, setelah kesempatan kembali ke klub asal kota kelahirannya akhirnya benar-benar terbuka.

Detail Kesepakatan dengan Inter

Lazio mendatangkan Frattesi dengan biaya pinjaman sekitar €5 juta untuk satu musim.

Dalam kesepakatan tersebut juga terdapat opsi pembelian permanen senilai €10 juta, ditambah sejumlah bonus berdasarkan performa.

Inter tetap memiliki kepentingan finansial di masa depan karena memasukkan klausul 50 persen dari keuntungan modal apabila Frattesi kembali dijual setelah kepindahan permanennya nanti.

Frattesi Ingin Jadi Pusat Proyek Lazio

Salah satu alasan terbesar Frattesi memilih Lazio adalah keinginannya mendapatkan peran yang lebih penting.

Selama berada di Inter, ia tetap memiliki hubungan baik dengan para pendukung meski kesempatan menjadi starter secara reguler cukup terbatas.

Kini, Frattesi berharap situasi tersebut berubah.

Ia ingin menjadi salah satu pemain utama dalam proyek Lazio di bawah pelatih Gennaro Gattuso dan mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.

“Saya perlu merasa kembali menjadi pusat sebuah proyek. Sambutan ini sangat memompa semangat saya,” ungkapnya.