Liverpool Mulai Era Baru Bersama Andoni Iraola, Mampukah Kembalikan The Reds ke Puncak?
Liverpool memasuki babak baru pada musim 2026/27 setelah menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala menggantikan Arne Slot. Pelatih asal Spanyol tersebut mendapatkan kontrak dua tahun dan datang ke Anfield dengan misi mengembalikan The Reds ke persaingan papan atas Premier League.
Iraola bukan datang tanpa pengalaman di Premier League. Sebelumnya, ia menangani Bournemouth dan dikenal dengan pendekatan sepak bola berintensitas tinggi, agresif, serta mengandalkan permainan vertikal.
Kini, gaya tersebut akan diuji di klub dengan tuntutan jauh lebih besar.
Iraola Membawa Gaya Bermain Baru
Salah satu perubahan terbesar yang diharapkan terjadi di Liverpool adalah dari sisi gaya permainan.
Iraola dikenal menyukai permainan cepat dengan pressing tinggi dan serangan vertikal. Pendekatan tersebut memiliki kemiripan dengan karakter sepak bola Liverpool pada era Jurgen Klopp, meskipun Iraola tetap memiliki interpretasi taktiknya sendiri.
Liverpool diperkirakan menggunakan formasi dasar 4-2-3-1 dengan dua gelandang sebagai penyeimbang dan satu pemain nomor 10 yang berperan penting dalam menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Formasi tersebut juga dapat memberikan ruang lebih besar kepada Florian Wirtz untuk bermain di posisi favoritnya sebagai gelandang serang.
Florian Wirtz Diharapkan Bersinar
Salah satu tugas besar Iraola adalah mengeluarkan potensi terbaik dari Wirtz.
Pemain asal Jerman tersebut didatangkan Liverpool dengan nilai sekitar £116 juta, tetapi musim debutnya belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Wirtz mencatat tujuh gol dan 10 assist dalam 49 pertandingan pada musim sebelumnya.
Di bawah Iraola, Wirtz diproyeksikan bermain lebih dekat dengan posisi nomor 10. Peran tersebut diharapkan membuat kreativitasnya lebih maksimal.
Liverpool juga berharap hubungan Wirtz dengan Alexander Isak dapat berkembang menjadi salah satu kombinasi berbahaya di lini depan.
Isak sendiri kini sudah kembali terlibat penuh dalam pramusim setelah mengalami masalah cedera pada musim sebelumnya.
Iraola Punya Misi Mengembalikan Liverpool
Liverpool membutuhkan perubahan setelah musim sebelumnya berakhir mengecewakan.
The Reds hanya mampu finis di posisi kelima Premier League sehingga gagal mempertahankan posisi mereka di papan atas. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan klub memutuskan melakukan pergantian pelatih.
Iraola kini memiliki tugas berat untuk mengembalikan Liverpool ke jalur persaingan gelar.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut harus menemukan keseimbangan antara pressing agresif, pertahanan yang lebih solid, dan efektivitas di depan gawang.
Jika berhasil, Liverpool berpotensi kembali menjadi salah satu kandidat kuat di Premier League.
