DKI Jakarta – Kemenangan dramatis Chelsea 2-1 menghadapi Liverpool ke Stamford Bridge diyakini berubah menjadi titik penting pada merancang kedekatan antara manajer Enzo Maresca juga para pendukung klub.
Asisten pembimbing Willy Caballero mengungkapkan kemenangan pada menit akhir seperti itu dapat mempererat hubungan emosional antara Maresca kemudian suporter.
“Saya percaya Enzo sudah ada memiliki koneksi yang baik dengan para pendukung, tetapi setiap kemenangan dalam detik terakhir, apalagi berperang melawan kelompok besar seperti Liverpool atau Arsenal, selalu memberi tambahan semangat serta kebanggaan,” ujar Caballero disitir dari laman resmi klub.
Moises Caicedo menyebabkan Chelsea unggul lebih banyak dulu lewat tendangan jarak jarak jauh yang digunakan spektakuler pada sesi pertama. Cody Gakpo kemudian menyamakan kedudukan di dalam menit ke-63, sebelum pemain muda Estevao Willian menegaskan kemenangan The Blues lewat gol dalam menit ke-95.
Gol yang disebutkan disambut selebrasi liar dari Maresca yang mana berlari ke sepanjang garis lapangan. Aksi penuh emosi Maresca membuatnya diganjar kartu merah oleh wasit Anthony Taylor, sehingga ia tiada mengunjungi sesi konferensi pers pascalaga.
Sebagai gantinya, Caballero berbicara terhadap media juga menjelaskan bahwa euforia yang disebutkan menunjukkan betapa pentingnya kemenangan itu bagi seluruh tim.
“Dalam 30 menit terakhir, seluruh penonton mengambil bagian menggalakkan serta benar-benar hidup pada pertandingan. Itulah yang dimaksud ingin kami ciptakan, suasana yang digunakan sulit bagi pasukan tamu, tetapi memberi kami tenaga ekstra untuk terus berjuang sampai akhir,” katanya.
Ia berharap suasana seperti itu dapat terus dibangun ke pertandingan-pertandingan berikutnya. “Semoga kami bisa jadi menciptakan atmosfer seperti ini lagi dan juga lagi. Kami tahu para pendukung setiap saat ada untuk kami,” ujar mantan kiper jika Argentina itu menambahkan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
