DKI Jakarta – Hattrick atau trigol Jean-Philippe Mateta menyelamatkan Crystal Palace menelan kekalahan dua kali beruntun ke Kompetisi Inggris pasca tiga gol itu mengakhiri laga berhadapan dengan AFC Bournemouth dalam Selhurst Park, Sabtu, dengan skor 3-3.
Dalam pertandingan ini, Bournemouth sebagai tim tamu tampil apik pada sesi pertama dengan memasukkan dua gol melalui pemain muda Eli Junior Kroupi.
Striker 19 tahun itu mengakibatkan The Cherries mengatur cepat pada menit ke-6 melalui sundulannya, dari situasi sepak pojok.
Gol keduanya kemudian tercipta pada menit ke-37, ketika bek Palace Marc Guehi kurang sempurna melakukan sapuan. Kroupi yang mana berada ke tempat yang dimaksud tepat, mendapatkan bola kemudian tanpa ampun menaklukkan kiper Palace Dean Henderson untuk kedua kalinya.
Skor 2-0 untuk keunggulan Bournemouth bertahan hingga putaran pertama berakhir.
Pada putaran kedua, pasukan tuan rumah mengamuk. Instruktur Oliver Glasner memasukkan Eddie Nketiah untuk menggantikan Yeremy Pino pada menit ke-64, serta sejak masuknya mantan striker Arsenal itu serangan The Eagles lebih banyak berbahaya.
Beberapa detik pasca masuknya Nketiah, Palace berhasil mencetak gol melalui tendangan jarak dekat Mateta yang dimaksud memanfaatkan umpan Daniel Munoz.
Lima menit berselang, aksi Munoz di dalam sisi kanan kembali mengawali gol kedua grup tuan rumah yang digunakan lagi-lagi dicetak oleh Mateta. Poin berubah menjadi 2-2.
Setelah bertubi-tubu diserang, Bournemouth perlahan mulai menemukan permainan terbaik mereka. Alhasil, ke sedang gol ketiga yang mana dicari Palace, mereka itu justru berbalik unggul 3-2 lewat aksi Ryan Christie pada menit ke-89 yang digunakan memanfaatkan umpan tarik Marcus Tavernier.
Skor 3-2 secara matematis menyebabkan mereka itu ke puncak klasemen dengan 17 poin, namun sayangnya hal itu dengan cepat diputus oleh Mateta 10 menit kemudian melalui eksekusi tendangan penalti. Angka berubah 3-3.
Mateta yang dimaksud telah mencetak trigol, hampir menghadirkan timnya “comeback” untuk meraih kemenangan secara dramatis. Namun, prospek emasnya pada menit ke-100 malah melambung tinggi. Poin 3-3 bermetamorfosis menjadi akhir dari pertandingan.
Dengan hasil ini, Palace menghuni sikap kedelapan dengan 13 poin, sementara Bournemouth di dalam peringkat keempat dengan 15 poin.
Berikut susunan pemain starter kedua tim:
Crystal Palace: Dean Henderson (GK), Marc Guehi, Chris Richards, Maxence Lacroix, Daichi Kamada, Adam Wharton, Ismaila Sarr, Yeremy Pino, Jean-Philippe Mateta
Pelatih: Oliver Glasner
Bournemouth: Dorde Petrovic (GK), Marcos Senesi, Bafode Diakite, Adrien Truffert, Alex Jimenez, Alex Scott, Tyler Adams, Marcus Tavernier, Justin Kluivert, Antoine Semenyo, Eli Junior Kroupi
Pelatih: Andoni Iraola
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
