DKI Jakarta – Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi berubah jadi pemenang pada Sprint Race MotoGP Australia 2025 dalam Sirkuit Phillip Island, Sabtu, lalu merupakan yang tersebut kali kedua beruntun setelahnya menjuarai Sprint MotoGP Indonesia di balapan sebelumnya.
Bezzecchi berhasil merebut tempat pertama Sprint Race setelahnya menyalip Raul Fernandez di dalam putaran terakhir, identik dengan yang tersebut ia lakukan dalam Mandalika ketika merebut kedudukan pertama dari Fermin Aldeguer.
Uniknya, Bezz sempat menabrak salah satu dari sekelompok burung camar yang mana terbang ke arah motornya dalam pada waktu pemanasan. Dia mengungkapkan bahwa insiden dengan burung muncul sesaat setelahnya ia meninggalkan grid menuju putaran pemanasan. “Saya menabrak seekor burung besar, sayangnya bagi saya juga burung itu,” kata Bezzecchi dikutipkan dari laman resmi MotoGP. Bahkan, tubuh burung yang disebutkan sempat tersangkut ke bagian aerodinamika motornya.
Ia juga hampir menabrak bagian belakang motor Fernandez di tikungan Lukey Heights. Namun kecepatan Bezzecchi yang dimaksud lebih banyak unggul akhirnya memungkinkannya menyalip dengan empat lap tersisa kemudian finis dengan keunggulan tiga detik dari peserta balap Trackhouse Aprilia yang dimaksud mengawasi hampir sepanjang balapan.
Di belakang mereka, adu sengit berlangsung untuk kedudukan ketiga, dengan Pedro Acosta dari Red Bull KTM berhasil menahan tekanan dari Jack Miller juga Fabio Di Giannantonio.
Miller, yang tersebut membalap di depan masyarakat sendiri bersatu Pramac Yamaha, tampil agresif sepanjang balapan juga hanya saja terpaut 0,066 detik dari podium. Di Giannantonio menjadi peserta balap Ducati terbaik dengan finis di sikap kelima.
Hasil buruk justru dialami salah satu peserta balap andalan Ducati, Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati Lenovo itu hanya sekali mampu finis ke urutan ke-19, tertinggal tambahan dari 32 detik dari Bezzecchi, dan juga cuma unggul dari rekan setim sementara Michele Pirro yang menggantikan peran Marc Marquez. Kondisi yang disebutkan menambah catatan buruk Bagnaia musim ini, pasca juga tampil mengecewakan di Mandalika.
Sepanjang balapan, Bagnaia bahkan sempat tertinggal hingga empat detik per lap dari peserta balap terdepan. Ia tampak frustrasi sewaktu kembali ke paddock Ducati, sementara Direktur Teknis Ducati Gigi Dall’Igna memilih mencegah kontak mata dengannya.
Meski memenangi sprint, Bezzecchi belum dapat sepenuhnya bersantai. Ia dijatuhi hukuman double long lap penalty untuk balapan utama hari Mingguan akibat insiden dengan Marc Marquez di dalam Mandalika. Selain itu, Bagnaia dan juga Brad Binder juga harus menjalani penalti turun tiga sikap dalam grid.
Dengan kemenangan ini, Bezzecchi menegaskan daya saing motor Aprilia pada rute setelahnya anggapan miring oleh sebab itu sang juara bola MotoGP 2024 Jorge Martin sangat kesulitan dengan tunggangan yang sama.
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2025 Phillip Island:
1. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 19m 3.971s
2. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) – +3.149s
3. Pedro Acosta (Red Bull KTM) – +5.310s
4. Jack Miller (Pramac Yamaha) – +5.376s
5. Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) – +5.416s
6. Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati) – +6.109s
7. Fabio Quartararo (Monster Yamaha) – +8.706s
8. Luca Marini (Honda HRC Castrol) – +8.938s
9. Pol Espargaro (Red Bull KTM Tech3) – +9.252s
10. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – +9.752s
11. Joan Mir (Honda HRC Castrol) – +10.231s
12. Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – +12.104s
13. Alex Rins (Monster Yamaha) – +12.132s
14. Miguel Oliveira (Pramac Yamaha) – +17.494s
15. Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati) – +18.967s
16. Lorenzo Savadori (Aprilia Factory) – +25.185s
17. Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) – +27.784s
18. Somkiat Chantra (Idemitsu Honda LCR) – +28.945s
19. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – +32.408s
20. Michele Pirro (Ducati Test Rider) – +35.523s
DNF. Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati)
DNF. Brad Binder (Red Bull KTM)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
