Ibukota – Pembalap Red Bull Max Verstappen tak terlalu ambil pusing memikirkan peluangnya yang digunakan pada masa kini difavoritkan untuk meraih peringkat juara dunia Formula 1 musim 2025.
Verstappen mengaku bahwa ia sekarang menikmati peluang performa terbaiknya pasca memenangi total tiga grand prix lalu meraih dua podium di lima seri terakhir pasca jeda musim panas.
"Kami tak terlalu stres tentang prospek juara dunia. Kami hanya sekali mencoba untuk menikmatinya, mencoba untuk mendapatkan yang terbaik dari itu sampai akhir," ungkap Verstappen diambil dari Formula 1, Jumat.
"Jika itu berhasil, menakjubkan. Jika tidak, kami masih sanggup sangat bangga menghadapi meningkatnya kinerja yang dimaksud kami tunjukkan," imbuh atlet sepeda jika Belanda ini.
Verstappen saat ini berpeluang besar untuk mempertahankan gelar kejuaraan juara planet sekaligus berubah jadi atlet sepeda yang tersebut menjuarai Formula 1 pada lima musim berturut-turut.
Pasalnya, Verstappen sekarang ini belaka terpaut 40 poin dari pemuncak klasemen sementara yakni atlet sepeda McLaren Oscar Piastri yang tersebut telah dilakukan mengantongi 346 poin.
Dengan lima seri balapan yang tersebut tersisa musim ini, Verstappen mengaku bahwa ia berambisi untuk dapat tampil sempurna dari lima balapan yang dimaksud tersisa.
"Saya pikir pada satu titik, semua warga berpikir bahwa ini akan bermetamorfosis menjadi perlombaan yang sangat simpel untuk McLaren, lalu setidaknya itu bukan mudah. Kami akan mencoba untuk melakukan segala yang mana kami bisa," kata Verstappen mengomentari persaingan gelar kejuaraan juara bola musim ini.
Kini Verstappen berada dalam bersiap menghadapi Formula 1 seri Mexico City yang mana akan berlangsung dalam Autodromo Hermanos Rodriguez, Hari Senin (27/10) pagi WIB.
Jawara planet empat kali ini pun di peluang yang tersebut sangat apik menatap seri kali ini setelahnya baru mengamankan kemenangan di GP Amerika Serikat yang dimaksud berlangsung di Circuit of The Americas (COTAS) pada akhir pekan lalu.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
