Kans ganda putri tuan rumah raih gelar kejuaraan terbuka ke Indonesia Masters II

Ibukota – Prospek tuan rumah untuk meraih peringkat dari sektor ganda putri pada pertandingan bulu tangkis Super 100 Negara Indonesia Masters II 2025 terbuka lebar pasca Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan juga Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, sama-sama menegaskan tiket ke semifinal.

Apriyani/Fadia melangkah ke empat besar setelahnya menyingkirkan pasangan unggulan keempat dengan syarat Jepang, Hinata Suzuki/Nao Yamakita, lewat pertarungan tiga gim 18-21, 21-12, 21-17 di GOR Pancing, Deli Serdang, Jumat.

“Alhamdulillah hari ini kami mampu memenangi pertandingan. Cukup padat juga lantaran kami baru pertama kali bertemu dengan pasangan Negeri Matahari Terbit ini dan juga sempat kesulitan di gim pertama,” ujar Apriyani di informasi resmi setelahnya laga.

Menurut Apriyani, inovasi situasi lapangan di dalam gim kedua memberi keuntungan bagi merek untuk mengubah arah permainan serta mengambil kendali pertandingan.

“Di gim kedua kami mencoba membalikkan keadaan lalu kedudukan lapangan cukup menguntungkan sebab cocok dengan pola permainan kami. Gim ketiga kami fokus mempertahankan konsistensi lalu komunikasi,” kata Apriyani.

Sementara Fadia menambahkan perlawanan sengit dari lawan memang benar sudah ada dia perkirakan.

“Lawan punya pola permainan yang bagus, jadi dalam gim pertama kami sempat kaget serta kerepotan. Tapi kami dapat menyesuaikan di dalam dua gim berikutnya,” ujarnya.

Pada semifinal, Apriyani/Fadia akan kembali menghadapi duta Negeri Sakura lainnya, unggulan kedua Ririna Hiramoto/Kokona Ishikawa.

“Kami akan persiapkan diri sebaik mungkin, pelajari pola lawan, kemudian pastinya siap capek untuk pertandingan besok,” tutur Apriyani.

Sementara itu, pasangan Nusantara unggulan pertama, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, juga berhasil melangkah ke semifinal setelahnya menundukkan rekan senegara mereka, Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani, dengan skor 21-10, 21-17.

Selanjutnya, Isyana/Rinjani akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketiga selama China, Keng Shu Liang/Li Hua Zhou, demi tiket menuju final.

Dengan dua duta yang masih bertahan di putaran empat besar, prospek Tanah Air untuk merebut penghargaan juara dalam sektor ganda putri pada kejuaraan BWF Super 100 ini masih sangat terbuka.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top