Chelsea Disebut Menyesal Tak Tebus Fermin Lopez, Kini Jadi Andalan Barcelona

Chelsea dikabarkan mulai menyesali keputusan mereka yang tidak merekrut Fermin López pada bursa transfer musim panas 2025. Saat itu, The Blues memiliki kesempatan untuk mendapatkan gelandang Barcelona tersebut dengan harga sekitar €50 juta.

Namun, Chelsea memilih tidak memenuhi harga yang diminta Barcelona. Setahun kemudian, keputusan tersebut kembali menjadi sorotan setelah López tampil impresif bersama Blaugrana pada awal musim 2026/27.

Fermin Lopez Makin Bersinar di Barcelona

MVP: Fermín López

Fermin López menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian di bawah asuhan Hansi Flick. Gelandang berusia 23 tahun itu menunjukkan kemampuan mencetak gol sekaligus memberikan kontribusi dalam membangun serangan.

Dalam kemenangan telak Barcelona 5-0 atas Valencia, López tampil luar biasa dengan mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Performa tersebut membuatnya telah mengoleksi enam kontribusi gol dalam empat penampilan awal LaLiga musim ini.

Kemampuan López melakukan pergerakan dari lini tengah ke kotak penalti menjadi salah satu kekuatan utamanya. Gaya bermain tersebut bahkan membuatnya dibandingkan dengan legenda Chelsea, Frank Lampard.

Chelsea Pernah Menolak Harga €50 Juta

Ketertarikan Chelsea terhadap López sebenarnya bukan cerita baru. Pada musim panas 2025, klub London tersebut dikabarkan mempertimbangkan transfer sang gelandang.

Chelsea disebut sempat mengajukan tawaran sekitar €40 juta, tetapi Barcelona menolaknya. Ketika harga meningkat menjadi sekitar €50 juta, Chelsea memilih untuk tidak melanjutkan pengejaran.

Menurut laporan yang dikutip talkSPORT, Chelsea merasa Barcelona mencoba menaikkan harga karena López diminati klub Premier League. Keputusan untuk tidak membayar €50 juta tersebut akhirnya membuat transfer batal.

Barcelona Justru Mengamankan Fermin Lopez

Setelah gagal pindah, López tetap memilih Barcelona. Sang pemain sebelumnya juga menegaskan bahwa prioritasnya adalah bertahan di Camp Nou dan mewujudkan impiannya bersama klub yang membesarkannya.

Barcelona kemudian memberikan kontrak baru kepada López. Pada Januari 2026, klub secara resmi mengumumkan bahwa kontraknya diperpanjang hingga 30 Juni 2031.

Keputusan tersebut kini terlihat semakin tepat karena López berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Hansi Flick.

Penyesalan Chelsea Mulai Terasa

Situasi ini membuat keputusan Chelsea pada 2025 kembali dipertanyakan. Dengan harga €50 juta, The Blues sebenarnya memiliki peluang mendapatkan pemain yang kini mulai menunjukkan konsistensi di level tertinggi.

Terlebih lagi, karakter permainan López cukup unik. Ia mampu bermain sebagai gelandang serang, memiliki stamina tinggi, agresif dalam melakukan penetrasi, serta punya kemampuan mencetak gol dari lini kedua.

Kemampuannya tersebut mengingatkan sejumlah pengamat terhadap gaya bermain Frank Lampard ketika masih menjadi pemain Chelsea.

Chelsea memang kemudian memperkuat lini serang mereka dengan sejumlah pemain baru. Namun, perkembangan López membuat keputusan untuk melewatkan kesempatan merekrutnya menjadi salah satu transfer yang berpotensi disesali The Blues.

Fermin Lopez Kini Sulit Didapatkan

Dengan kontrak yang berlaku hingga 2031, Barcelona kini berada dalam posisi yang jauh lebih kuat untuk mempertahankan López.

Jika performanya terus meningkat, nilai pemain asal Spanyol tersebut tentu berpotensi jauh lebih tinggi dibandingkan €50 juta yang pernah diminta Barcelona pada 2025.

Bagi Chelsea, kesempatan untuk mendapatkan López dengan harga tersebut sudah berlalu. Sementara bagi Barcelona, mempertahankan sang gelandang bisa menjadi investasi penting untuk masa depan.

Chelsea mungkin pernah menolak membayar €50 juta untuk Fermin López. Namun melihat perkembangan sang pemain sekarang, keputusan tersebut mulai terlihat sebagai salah satu peluang yang terlewatkan.