Hansi Flick siap latih Lionel Messi apabila kembali ke Barcelona

DKI Jakarta – Pembimbing Barcelona Hansi Flick merespons positif di mana ditanya mengenai kemungkinan melatih Lionel Messi bila megabintang Argentina itu memutuskan kembali ke klub Spanyol tersebut.

“Mengapa tidak? Messi adalah pemain terbaik pada 10 tahun terakhir. Saya setiap saat menikmati menyaksikan cara beliau bermain bola, serta ia akan sangat cocok untuk tim mana pun," ujar Flick seperti Football Espana pada Jumat.

Bara akan menghadapi Athletic Club di dalam Camp Nou pada Hari Sabtu (22/11) untuk pertama kalinya sejak mulai direnovasi pada 2023.

Tapi Flick mengutarakan belum tentu masih berubah menjadi pembimbing Bacra apabila Messi jadi kembali ke Barcelona.

"Kontrak Messi (di Inter Miami) berakhir tahun 2028, sedangkan kontrak saya habis tahun 2027. Jadi ini bukanlah pertanyaan yang digunakan relevan ketika ini,” ujar Flick.

Messi menghebohkan para suporter Barcelona pada waktu diam-diam mengunjungi Camp Nou pada Awal Minggu berikutnya (10/11).

Kedatangannya membuat kabar bahwa sang megabintang kembali membela Barcelona sebagai pemain pinjaman dari Inter Miami, mengingat kompetisi MLS 2025 segera berakhir pada Desember.

Namun, harapan para suporter Barcelona secara langsung diredam oleh Presiden klub, Joan Laporta, yang dimaksud menyebutkan hal yang dimaksud tak realistis.

Peluang Messi kembali mengenakan seragam Barcelona dalam era kepemimpinan Laporta memang sebenarnya sangat tipis.

Hubungan antara keduanya retak parah pasca kepergian dramatis Messi pada 2021.

Messi membela Barcelona selama 17 musim (2004–2021) untuk mencetak 672 gol kemudian 303 assist di 778 penampilan sehingga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Barcelona.

Bersama Barca, Messi mengungguli 10 peringkat La Liga, 4 Kejuaraan Champions, 7 Copa del Rey, dan juga enam Ballon d’Or. Rekor yang tersebut belum terpatahkan hingga kini

.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top