Mikel Arteta: Performa Eze ketika menghadapi Tottenham tidak suatu kebetulan

Ibukota – Mikel Arteta meyakini trigol penentu kemenangan yang dicetak Eberechi Eze pada ke gawang Tottenham Hotspur pada Hari Minggu (23/11), merupakan hasil segera dari kerja keras yang mana direalisasikan rekrutan musim panas Arsenal itu di tempat latihan.

“Luar biasa. Saya mengawasi statistik, dan juga kapan terakhir kali ada pemain yang mencetak hat-trick pada derby London Utara? Sudah sangat, sangat, sangat lama. Itu menunjukkan betapa sulitnya, tapi ini bukanlah kebetulan,” kata Arteta, disitir dari laman resmi Arsenal, Senin.

“Setelah bertugas dengan regu nasional, beliau mendapat jatah dua hari libur, tetapi beliau bilang, ‘tidak, saya mau latihan besok, saya mau berlatih.’ Dia bertanya tentang posisinya, mengenai ritme larinya, perihal hal-hal teknis. Ketika individu pemain punya bakat, punya kecerdasan, serta punya kemauan untuk bermetamorfosis menjadi lebih banyak baik dan juga memberi dampak untuk tim, hal seperti ini sanggup terjadi.”

Trigol Eze merupakan trigol keempat sepanjang sejarah derby London utara ini (tiga dalam antaranya untuk Arsenal) kemudian yang digunakan pertama sejak 1978.

Alan Sunderland mencetak tiga gol di White Hart Lane ketika The Gunners menang 5-0 pada kompetisi Division One, Desember 1978. Satu-satunya trigol Arsenal lainnya berhadapan dengan Spurs sebelumnya dibuat Ted Drake pada Oktober 1934 pada kemenangan stadion 5-1.

Dengan demikian, trigol Eze merupakan trigol pertama di derby London Utara era Premier League, kemudian fakta bahwa pencetaknya adalah penggemar Arsenal sejak kecil yang digunakan memulai karier pada akademi klub menciptakan momen ini semakin istimewa.

Gol ketiga Eze sekaligus hat-trick berubah jadi penutup sempurna hari derby yang tersebut tak terlupakan di dalam London Utara, lalu Arteta mengungkapkan bahwa suasana laga sudah ada terasa sejak sebelum sepak mula.

“Saya segera merinding. Saya melangkah mengundurkan diri dari serta berkata, ‘hari ini terasa berbeda, hari ini terasa besar.’ Dan untuk para pemain, saya menyiapkan merekan serta berkata, ini berbeda,” kata pembimbing dengan syarat Spanyol itu.

Arteta menambahkan bahwa para pemain telah fokus menuju derby, kemudian pekan penting secara keseluruhan, dengan Bayern Munich serta Chelsea menanti mereka, sejak dia kembali dari tugas internasional.

“Saya menikmati setiap menit persiapan sejak para pemain kembali dari jeda internasional. Saya bisa jadi merasakan hasrat mereka untuk berkumpul lagi serta merancang peluang menghadapi pekan besar ini,” pungkasnya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top