Manajer ungkap cerita di balik lahirnya sejarah pada Piala Planet U17

Ibukota – Manajer timnas U17 Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar, membuka cerita di dalam balik lahirnya sejarah baru sepak bola Indonesia, pasca timnas U17 mengukir sejarah ke Piala Global U17 2025 Qatar bulan lalu.

Timnas U17, yang kala itu dilatih Nova Arianto, mencetak sejarah pasca meraih kemenangan pertama pada pertandingan ini, dengan mengalahkan Honduras 2-1.

Menurut Zaki, keberhasilan Garuda Muda tidak sesuatu yang mana muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari serangkaian panjang, terukur, serta disiplin selama hampir dua tahun pembentukan pasukan sejak 2024, pada waktu tim ini masih berstatus pasukan U16.

“Di kelompok umur ini dia masih seperti kertas kosong yang tersebut bisa jadi dibentuk. Kami bangun merek dengan TC jangka panjang, inisiatif berjenjang, juga disiplin ketat,” ujar Zaki dalam Jakarta, melalui informasi resminya, Rabu.

Perjalanan itu melintasi fase Piala AFF U16 2024 ke Solo, kemudian menembus Piala Asia U17 2025, sebelum akhirnya mencapai target terbesar, lolos ke Piala Global U17. “Satu siklus target tuntas. Hal ini buah dari kerja keras dua tahun,” kata Zaki.

Tak cuma perihal taktik dan juga fisik. Zaki mengungkapkan kelompok U17 ini dilengkapi sumber daya paling lengkap yang digunakan pernah ia dampingi, mulai dari pelatih, tenaga medis, fisioterapis, ahli gizi, hingga dua psikolog khusus yang mendampingi para pemain di dalam setiap pemusatan latihan (TC).

“Anak-anak usia 16–17 ini tantangannya besar. Mereka baru puber, emosinya naik turun, tekanan media sosial luar biasa. Karena itu mental adalah fondasi. Kami perkuat betul dari sisi psikologi,”kata beliau menjelaskan.

Di pasukan ini, kata Zaki, peran psikolog sangatlah penting, teristimewa ketika para pemain menghadapi homesick, tekanan publik, atau kesulitan pribadi selama TC panjang. “Biasanya mereka itu curhat ke psikolog atau head coach dulu. Kalau ada hal yang dimaksud harus ditangani cepat, psikolog menyampaikan untuk saya,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Zaki pun bersyukur semua target yang dimaksud diberikan untuk kelompok U17 generasi Zahaby Gholy dan juga kawan-kawan tercapai semua.

“Alhamdulillah, semua target tercapai. Dan kemenangan di dalam Piala Global ini adalah pintu awal untuk generasi emas berikutnya,” ujar Zaki.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top