Ibukota Indonesia – Kepelatihan Chelsea Enzo Maresca mengatakan, kekalahan timnya dari Atalanta dengan skor 1-2 pada laga Kejuaraan Champions 2025/2026 ke Stadion Atleti Azzueei d'Italia, Bergamo, Rabu dini hari WIB, berjalan lantaran skuadnya hilang kontrol.
"Setelah imbang 1-1, kami sedikit kehilangan kontrol permainan sehingga lawan memproduksi gol kedua. Saya pikir kedua gol itu semestinya bisa saja kami hindari. Itu gol-gol mudah," ujar Maresca diambil dari laman resmi Chelsea.
Menurut juru taktik selama Italia itu, Chelsea sejatinya tiada terlalu menderita sampai akhirnya Atalanta menghadirkan gol. Maresca menekankan, gol lawan yang dimaksud mengubah situasi laga.
"Dan pasca gol kedua, kami mempunyai potensi untuk menyamakan kedudukan. Namun, beginilah pertandingan, kami cuma harus meraih kemenangan laga berikutnya," tutur Maresca.
Saat bersua Atalanta, Chelsea unggul lebih lanjut dahulu lewat gol Joao Pedro (25'). Atalanta menyamakan kedudukan berkat sundulan Gianluca Scamacca (55') serta mengunci kemenangan berkat gol Charles De Katelaere (83').
Hasil yang disebutkan memproduksi Chelsea berada dalam tempat 11 klasemen sementara Kompetisi Champions UEFA musim ini dengan mengoleksi 10 poin dari enam pertandingan. Sementara Atalanta naik ke peringkat tiga klasemen dengan 13 poin dari enam laga.
Berada ke luar zona delapan besar, Maresca pun berusaha mencapai skuadnya mengungguli dua laga berikutnya demi segera memverifikasi tempat di 16 besar Turnamen Champions 2025/2026.
"Yang pasti, jikalau kami ingin mencoba finis di delapan besar, kami harus mengungguli keduanya. Kalau tidak, kami harus bermain di dalam fase playoff untuk lolos ke putaran berikutnya," kata pria berusia 45 tahun tersebut.
Pada dua laga pamungkas merek pada fase liga Kompetisi Champions, Chelsea akan menghadapi Pafos ke Stadion Stamford Bridge, London, Kamis (22/1) dini hari Waktu Indonesia Barat kemudian bertandang ke markas Napoli, Stadion Diego Armando Maradona, tepat satu minggu berikutnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
