UNRWA peringatkan Daerah Gaza masih krisis kelaparan

New York – Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini memberi peringatan bahwa Jalur Kawasan Gaza masih berada pada krisis kelaparan kendati terdapat tanda-tanda perbaikan terbatas sejak gencatan senjata diberlakukan.

Dalam pernyataannya melalui platform digital X pada Jumat, komisaris jenderal UNRWA itu menegaskan bahwa keadaan kemanusiaan pada wilayah yang dimaksud permanen sangat rapuh serta berjauhan dari pulih.

Jutaan warga sipil masih berjuang memenuhi keperluan pangan dasar akibat pembatasan akses bantuan kemudian gangguan jiwa distribusi, katanya.

Menurut Lazzarini, laporan terbaru dari Klasifikasi Tahapan Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) menunjukkan bahwa capaian yang dimaksud diperoleh di beberapa bulan terakhir sangat rentan untuk kembali memburuk.

Dia mengutarakan situasi pada Wilayah Gaza tak boleh disalahartikan sebagai sudah membaik secara berkelanjutan, sebab faktor-faktor struktural penggerak krisis pangan belum sepenuhnya diatasi.

“Laporan terbaru IPC menegaskan betapa rapuhnya kemajuan sejak gencatan senjata dimulai pada Oktober. Meskipun Gubernuran Daerah Gaza tiada lagi diklasifikasikan pada keadaan kelaparan, sejumlah 1,6 jt khalayak masih menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang digunakan tinggi,” tulis Lazzarini melalui wadah X.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar keluarga masih harus menurunkan porsi makan kemudian tingkat kejadian konsumsi lantaran keterbatasan pasokan.

Lazzarini menekankan bahwa “bencana” kemanusiaan ini belaka dapat diakhiri jikalau pasokan bantuan diizinkan masuk pada skala besar dan juga para pekerja kemanusiaan dapat menjalankan tugasnya tanpa hambatan.

Ia mengkaji pembatasan akses, ketidakamanan di lapangan, dan juga keterlambatan perizinan bermetamorfosis menjadi faktor utama yang menghambat respons kemanusiaan yang dimaksud efektif serta berkelanjutan.

Ia juga mengungkapkan bahwa UNRWA ketika ini sudah menyiapkan paket bantuan pangan untuk 1,1 jt pendatang dan juga persediaan tepung yang mana cukup bagi seluruh penduduk Gaza, yang dimaksud masih menanti izin untuk masuk ke wilayah tersebut.

Sumber: WAFA

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top