Surabaya – Kepelatihan sementara Persebaya Surabaya Uston Nawawi menyimpulkan kemenangan 4-0 menghadapi Persijap Jepara pada laga tunda pekan kelima BRI Super League 2025/2026, berubah menjadi modal penting untuk memulihkan kepercayaan diri tim.
“Alhamdulillah, berkat dukungan Bonek kemudian Bonita dan juga kerja keras semua elemen tim, hari ini pemain mampu menunjukkan karakter Persebaya, tetapi ini baru permulaan,” kata Uston pada waktu konferensi pers setelahnya pertandingan ke Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Mingguan petang.
Ia menyimpulkan kemenangan yang dimaksud tiada datang secara instan, mengingat Persebaya sebelumnya harus melalui beberapa pertandingan tanpa kemenangan.
Hal tersebut, kata dia, bukanlah hal yang diinginkan oleh grup sehingga harus merancang mental pemenang secara terus menerus.
Terkait jalannya pertandingan, ahli yang mana miliki lisensi AFC Pro itu mengungkapkan apabila permanen mengingatkan pemainnya agar tiada lengah meskipun unggul dua gol pada putaran pertama.
“Di ruang ganti saya tekankan, meskipun unggul 2-0 harus dianggap 0-0, oleh sebab itu keunggulan itu belum aman,” ucapnya.
Uston juga mengungkapkan jikalau regu instruktur sejak awal telah lama mengantisipasi kekuatan Persijap, khususnya pergerakan Gustavo Franca.
Ia menilai, Franca sangatlah dominan di bermain sehingga mampu mengakibatkan bola dari kanan maupun kiri.
Sehingga, Uston menugaskan Rahmat Irianto untuk mengawal pergerakan Franca, khususnya pada awal-awal fase pertama.
“Yang terpenting adalah jangan memberi ruang terhadap Gustavo Franca,” tuturnya.
Selain itu, ia juga menambahkan kemenangan yang dimaksud berubah menjadi bagian dari persiapan tim pada masa transisi kepelatihan menjauhi kedatangan Bernardo Tavares.
Pada masa transisi, lanjutnya, ketika ini kelompok ahli berfokus mempersiapkan skuad agar siap terhubung dengan instruktur baru di mana mulai bertugas, sementara kebijakan teknis ke depan berada di luar kewenangannya.
Lebih lanjut, selain transisi pelatih, Uston menganggap persaingan internal pemain di dalam Persebaya semakin kompetitif pasca beberapa pemain mendapat kesempatan tampil.
“Koko akhirnya mendapat kesempatan dan juga dapat menjawabnya, sehingga sektor itu semakin kompetitif dan juga bagus untuk tim,” ujarnya.
Sementara itu, pemain Persebaya Francisco Rivera mengaku kemenangan yang disebutkan memberikan dampak besar bagi kondisi psikologis tim.
“Kami sangat senang dengan tiga poin ini, pasca beberapa pertandingan hasilnya seri, kemenangan ini sangat penting untuk kami,” kata pemain selama Meksiko itu.
Rivera menegaskan apabila seluruh pemain terus bekerja secara profesional di setiap pertandingan, meskipun ada transisi pergantian ahli baru.
Ia juga berharap Persebaya mampu melindungi konsistensi pada laga-laga berikutnya, khususnya pada waktu bermain di dalam kandang.
“Hari ini berbeda kemudian kami ingin permanen konsistensi meraih tiga poin,” ucapnya.
Tak belaka itu, sebagai ungkapan terima kasih, Rivera turut mengapresiasi kerja keras seluruh staf pasukan dengan mendeklarasikan hadiah pemain terbaik pertandingan yang diterimanya.
Hal tersebut, lanjutnya, dilaksanakan untuk merancang kepercayaan diri bersama-sama baik antara pemain, pasukan ahli maupun staf.
“Ini untuk semua yang digunakan bekerja keras di dalam tim, akibat kepercayaan diri ini dibangun bersama,” tuturnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
