Ibukota Indonesia – Instruktur pasukan nasional futsal U19 Indonesia Naim Hamid Salim mengakui timnya masih berbagai kekurangan walaupun meyakinkan lolos ke final Kejuaraan Futsal U19 ASEAN 2025.
"Kami menyadari masih banyak kekurangan. Seperti tadi pada fase pertama (semifinal versus Vietnam-red) pemain sedikit meleset dari taktik, kemungkinan besar oleh sebab itu pemain masih meraba-raba instruksi. Namun kami akan memperbaiki lagi untuk partai final," kata Naim disitir dari Federasi Futsal Nusantara (FFI) di Jakarta, Minggu.
Indonesia mengalahkan Vietnam pada drama 10 gol pada putaran semifinal di Nonthaburi Hall, Thailand, Hari Sabtu (27/12), untuk melakukan konfirmasi tiket lolos ke partai puncak.
Tujuh gol kemenangan Indonesi ke pertandingan itu dicetak oleh Dafa Erlangga juga kiper Guntur Rochmatdani dengan dua golnya, juga per individu satu gol dari Haekel Ayyasy, Sulaiman Riski, kemudian Reivan Revian,
Sementara dari Vietnam, tiga gol mereka itu diciptakan oleh Tran Le Bo, Vu Dai Hoc, serta Pham Quang Huy.
Di final, Nusantara bertemu tuan rumah Thailand yang tersebut menyingkirkan Tanah Melayu ke putaran semifinal pada perebutan ketat sampai fase adu penalti. Thailand memenangi adu penalti dengan skor 4-3 pasca kedua kelompok bermain imbang 4-4 pada waktu normal kemudian tambahan waktu.
Naim pun berpesan untuk pemainnya agar euforia kemenangan dalam semifinal tak terlalu berlarut-larut lantaran harus segera menatap laga puncak yang dimaksud diselenggarakan Awal Minggu (29/12).
"Kami harus kembali fokus menghadapi final," tutur Naim.
Tidak semata-mata pasukan U19, regu U16 juga mencatatkan pencapaian yang dimaksud identik pasca mereka melaju ke final Kejuaraan Futsal ASEAN U-16 2025 untuk bertarung dengan Thailand. Final kompetisi ini juga akan dimainkan pada Mulai Pekan (29/12).
Pencapaian dua regu nasional kelompok umur futsal Negara Indonesia di dalam perlombaan ini melanjutkan kiprah positif pasukan senior putra serta putri yang tersebut per individu mengakibatkan pulang medali emas serta perak di dalam SEA Games 2025 Thailand beberapa waktu lalu.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
