Ibukota – Manajer Newcastle Eddie Howe memaparkan timnya ingin mengulang memori manis ketika bertandang ke lumbung Paris Saint-Germain pada pertandingan fase liga Kompetisi Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu waktu malam waktu setempat.
Pada 2023, pada fase penyisihan Grup F Kejuaraan Champions, Newcastle menahan imbang PSG 1-1 ke Stadion Parc des Princes.
Newcastle bahkan unggul terlebih dahulu melalui gol Alexander Isak, sebelum disamakan oleh Kylian Mbappe.
"Kenangan kembali ke stadion itu, ketika itu adalah di malam hari yang dimaksud baik bagi kami, ujian besar bagi perkembangan kami sebagai tim," ujar Howe di laman Newscastle pada Rabu.
Howe mengenang pada pertandingan itu Newcastle tampil cukup baik sampai mencetak gol lebih besar dulu.
"Kami mempertahankan keunggulan kami begitu lama. Saya sangat bangga dengan penampilan tim secara keseluruhan," sambung ahli berkebangsaan Inggris tersebut.
Howe juga mengemukakan Newcastle bertekad melanjutkan tren positif di dalam Kejuaraan Champions setelahnya menaklukkan PSV 3-0.
"Kita harus berupaya menikmati setiap momen, yang dimaksud semuanya sangat berharga. Kita ingin menikmatinya, mengalami semua suka serta duka yang digunakan menyertainya," kata Howe.
"Kita ingin menang. Kita telah terbiasa untuk seperti itu," pungkasnya.
Newcastle berada dalam peringkat ketujuh klasemen fase liga dengan 13 poin dari tujuh laga, serupa dengan PSG di dalam sikap keenam.
Siapa pun yang mengungguli laga ini akan lolos otomatis ke sesi 16 besar.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
