Hector Souto tak ingin terburu-buru pikirkan laga perempat final

Ibukota – Manajer timnas futsal Indonesi Hector Souto mengaku tak ingin terburu-buru memikirkan laga perempat final Piala Asia Futsal 2026 setelahnya timnya menjamin tempat itu pada laga kedua Grup A di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis.

Pada laga kedua ini, Negara Indonesia mengalahkan Kirgiztan 5-3 untuk memuncaki klasemen sementara Grup A dengan enam poin dan juga melakukan konfirmasi tiket perempat final sama-sama Irak yang dimaksud menempati sikap kedua dengan poin sama.

Indonesia akan menghadapi Thailand atau Vietnam dari Grup B di dalam perempat final, namun pada saat ditanya awak media bagaimana pandangannya tentang laga itu, pada kepalanya belaka terpikirkan laga perebutan juara Grup A berhadapan dengan Irak pada Hari Sabtu (31/1).

"Tahukah Anda apa yang akan saya pikirkan begitu sampai ke hotel? Irak. Irak. Irak. Irak. Irak. Dan setelahnya Irak selesai? Yang berikutnya. Yang berikutnya. Yang berikutnya," kata Souto dalam mixed zone Tanah Air Arena Jakarta, Kamis.

"Dan pasca yang berikutnya selesai? Jika kami pulang ke rumah? Istirahat. Jika kami tidak ada pulang? Yang berikutnya. Yang berikutnya. Yang berikutnya," kata dia.

Jawaban ini dikatakan Souto dikarenakan idealnya, timnya harus menatap laga demi laga. Jika yang digunakan terdekat adalah Irak, maka fokus timnya adalah berperang melawan mereka.

"Futsal itu dijalani hari demi hari. Hari demi hari. Hari demi hari. Anda menyiapkan segalanya, Anda mencoba melakukan yang tersebut terbaik," kata pembimbing dengan syarat Spanyol tersebut.

"Terkadang semuanya berjalan sempurna, seperti pada waktu berhadapan dengan Korea. Terkadang, seperti pada pekerjaan Anda, ada kalanya tidak ada semuanya berjalan baik," kata dia.

Lima gol pada pertandingan berjuang melawan Kirgiztan dicetak oleh Iqbal Iskandar, Firman Ardiansyah, Rio Pangestu, Ardiansyah Nur, kemudian Israr Megantara. Catatan lima gol pada satu laga ini mengulangi catatan kelompok Garuda pada laga pertama, pada waktu berpesta lima gol tanpa balas ke gawang Korea Selatan.

Di Piala Asia Futsal, laju terbaik Negara Indonesia adalah empat tahun berikutnya yang tersebut mencapai perempat final dalam Kuwait. Kala itu, dalam perempat final Tanah Air disingkirkan oleh Jepang, kelompok yang digunakan menjadi juara pada akhir turnamen.

Di tahun ini, kesempatan Tanah Air untuk mencetak sejarah baru terbuka lebar setelahnya bermain sebagai tuan rumah.

"Indonesia Arena akan bermetamorfosis menjadi factor kunci bagi kami ke kompetisi ini. Saya berharap Indonesia Arena dapat terisi penuh. Dengan dukungan itu, para pemain kami akan tampil tambahan baik. Saya pikir, langkah demi langkah, mungkin saja kami bisa jadi meraih hasil yang tersebut bagus," ucap Souto.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top