Palembang – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Sumatera Selatan menyiapkan enam titik nonton bareng (nobar) bersatu masyarakat guna menyokong penyiaran kompetisi Piala Bumi 2026 di dalam Indonesia.
Kepala Stasiun TVRI Sumsel Eflianty Analisa di Palembang, Selasa, mengemukakan pada penyelenggaraan Piala Bumi 2026, kanal yang digunakan menyiarkan pertandingan yang disebutkan adalah TVRI Nasional juga TVRI Sport, sementara seluruh stasiun tempat akan me-relay siaran yang disebutkan melalui jaringan digital terestrial TVRI yang dimaksud menjangkau wilayah dari Sabang hingga Merauke.
Sedangkan, pada Sumatera Selatan, terdapat sembilan wilayah layanan yang digunakan harus terjangkau siaran TVRI.
Sebagai acara pendukung, TVRI Sumsel berkewajiban mengatur kegiatan nonton bareng yang digunakan direncanakan sebanyak enam kali pada tingkat provinsi bekerja identik dengan pemerintah kabupaten serta kota.
Untuk nobar besar, minimal harus dihadiri 2.000 orang. Warga yang menyaksikan dalam rumah kekal gratis, namun penyelenggaraan nobar untuk kepentingan komersial akan dikenakan tarif sesuai ketentuan lantaran TVRI merupakan satuan kerja PNBP.
"Rencananya kami untuk nobar ini diselenggarakan di Daerah Musi Banyuasin (Muba), Lahat, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), Daerah Perkotaan Lubuklinggau, serta Prabumulih," katanya.
Terkait kesiapan teknis, katanya, daya pancar TVRI di Palembang telah dilakukan mencapai 97 persen, sementara dalam beberapa wilayah seperti Ogan Komering Ilir sekitar 60 persen juga Ogan Ilir sekitar 70 persen.
Menjelang Juni 2026, TVRI berusaha mencapai penguatan jaringan agar seluruh wilayah mempunyai daya pancar ke menghadapi 95 persen. Untuk tempat dengan jangkauan rendah seperti OKU Timur serta OKU Selatan, TVRI pusat akan menyewakan pemancar agar rakyat tetap dapat menyaksikan pertandingan.
Eflianty juga mengimbau komunitas menggunakan antena luar juga set-top box (STB) digital lantaran siaran Piala Global 2026 semata-mata dapat ditonton melalui siaran terestrial digital, bukanlah parabola atau satelit, sesuai dengan ketentuan kerja mirip TVRI dengan FIFA.
TVRI sudah ada sepenuhnya digital sejak 2022. Jika siaran masih berbintik, berarti perangkat belum beralih ke digital. Publik dapat melakukan pemindaian ulang atau melapor melalui media sosial TVRI.
"TVRI Sumsel juga bekerja sebanding dengan pemerintah area juga instansi terkait untuk membantu warga mendapatkan akses siaran digital secara optimal," kata dia.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
