Arteta: keunggulan 9 poin tak berarti apa-apa, kami harus terus menang

DKI Jakarta – Arsenal kian kokoh dalam puncak klasemen sementara Kompetisi Inggris 2025/26 setelahnya meraih kemenangan meyakinkan 3-0 berhadapan dengan Sunderland di London, Hari Sabtu (7/2).

Hasil yang disebutkan menghasilkan The Gunners sekarang mengoleksi 56 poin dari 25 pertandingan dan juga unggul sembilan bilangan bulat dari para pesaing terdekat. Namun, instruktur Arsenal, Mikel Arteta menegaskan bahwa jarak poin yang dimaksud belum miliki arti apa pun.

“(Keunggulan 9 poin) Tak berarti apa-apa, kami masih harus terus meraih kemenangan banyak pertandingan untuk mencapai target kami, jadi jangan fokus pada itu. Itu hal lain,” kata ahli jika Spanyol itu yang dimaksud disitir dari ESPN pada Minggu.

Pada hari yang digunakan sama, salah satu rival Arsenal, Aston Villa, gagal meraih poin penuh usai ditahan imbang Bournemouth 1-1.

Villa saat ini menempati peringkat ketiga dengan 47 poin, jumlah total yang tersebut sebanding dengan Manchester City di dalam kedudukan kedua.

City sendiri masih menyimpan satu pertandingan berjuang melawan Liverpool di dalam Anfield, yang dimaksud berpotensi memberi tekanan tambahan bagi sang juara bertahan.

Arteta menegaskan fokus timnya ketika ini bukanlah pada klasemen, melainkan pada konsistensi performa.

"Kami telah menyelesaikan tugas, kami telah melakukan apa yang tersebut harus kami lakukan. Sekarang mari evaluasi, perbaiki apa yang dimaksud wajib diperbaiki, dan juga bersiap untuk pertandingan berhadapan dengan Brentford,” lanjutnya.

Sikap hati-hati Arteta diyakini berangkat dari pengalaman pahit Arsenal pada musim 2022/23.

Saat itu, The Gunners sempat unggul delapan poin melawan Manchester City pada awal April, tetapi akhirnya harus rela finis ke tempat kedua dengan selisih lima poin.

Arsenal terakhir kali menjuarai Turnamen Inggris pada musim 2003/04 di bawah asuhan Arsene Wenger.

Dalam tiga musim terakhir, mereka setiap saat mengakhiri kompetisi sebagai runner-up sama-sama Arteta, sehingga kehati-hatian sang ahli dinilai sebagai upaya menjaga fokus grup hingga akhir musim.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top