Adrian Luna tegaskan kepentingan pasukan ke berhadapan dengan segalanya

DKI Jakarta – Pesepakbola serang Persik Kediri Adrian Luna menegaskan kepentingan kelompok pada menghadapi segalanya untuk setiap pertandingan pada sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Adrian mengungkapkan dirinya tak mempersoalkan mengenai catatan pribadi seperti gol kemudian assist, namun yang dimaksud terpenting adalah kemenangan Persik Kediri.

Hal yang disebutkan ia ungkapkan pasca berhasil berubah menjadi salah satu pencetak gol untuk Persik Kediri di mana mengalahkan Bali United, akhir pekan lalu.

"Bagi saya misi kelompok di dalam berhadapan dengan kepentingan pribadi. Saya tak masalah, siapapun yang dimaksud bikin gol. Terpenting saya harus memberi sumbangan untuk tim Persik Kediri. Tapi sebagai pemain, saya sangat senang jadi bagian pesta kemenangan kali ini," ungkap Adrian.

Adrian Luna merupakan satu dari antara pemain anyar yang dimaksud didatangkan Persik Kediri pada bursa pengiriman paruh musim kompetisi BRI Super League.

Pemain berusia 33 tahun yang dimaksud telah tampil sebanyak dua pertandingan sama-sama Persik Kediri dengan satu gol dari total 99 menit bermain.

Pada pertandingan menghadapi Bali United, Adrian tampil sejak menit pertama juga berhasil menciptakan gol pada waktu tambahan fase pertama serta mencetak 81 menit bermain.

"Saya bergabung senang dengan kemenangan ini, pasca kami kalah telak dari Malut United lalu. Kami layak mendapatkan tiga poin ini untuk dipersembahkan terhadap para suporter," ujar Adrian.

Pemain pinjaman dari klub Kejuaraan India Kerala Blasters yang disebutkan berharap sanggup kembali memberikan partisipasi ketika Persik Kediri pada pekan ke-20 Super League.

Persik Kediri dijadwalkan akan menjamu Dewa United dalam Stadion Brawijaya, Kediri dan juga pemain berkebangsaan Uruguay yang dimaksud diharapkan kembali berubah menjadi sosok penting.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top