Ibukota Indonesia – Kepelatihan AC Milan Massimiliano Allegri mengatakan kemenangan timnya bertarung dengan Inter Milan pada Derbi Milan pada San Siro, Mulai Pekan WIB, bukanlah kebetulan.
Milan menang sedikit berbau keburuntungan pasca kalah pada penguasaan bola kemudian jumlah agregat tembakan.
Gol Christian Pulisic pada menit ke-54 menjadi penyelamat Milan tapi Milan juga patut berterimakasih untuk Mike Maignan yang tersebut menghasilkan enam penyelamatan, salah satunya menahan tendangan penalti Hakan Calhanoglu pada menit ke-74.
“Saya berterima kasih untuk merekan akibat telah terjadi memberi kami di malam hari yang dimaksud luar biasa, memberikan klub lalu para penggemar kemenangan di dalam derbi," kata Allegri seperti dikutipkan laman Football Italia pada Senin.
Kemenangan ini mengantarkan Milan ke peringkat dua dengan 25 poin, hanya sekali dua poin di dalam bawah Roma yang mana memuncaki klasemen dengan 27 poin.
Roma berubah menjadi "capolista" setelahnya menundukkan tuan rumah Cremonese 3-1.
“Kami harus tampil baik agar tiada menyia-nyiakan kemenangan ini. Kami harus lebih tinggi baik pada tiga atau empat situasi juga membuka permainan ke arah Saelemaekers lantaran Dimarco berada pada sikap yang mana tinggi di lapangan," kata Allegri.
“Masih ada tujuh pertandingan sebelum akhir paruh musim pertama. Kami harus terus meraih hasil kemudian berkembang," tambah dia.
Kemenangan di Derbi Milan ini adalah kemenangan derbi Milan kedua Allegri kala melatih Rossoneri setelahnya 2010 di mana Milan menang 1-0.
"Hal-hal seperti ini semata-mata kebetulan; di malam hari ini, selain mengungguli derbi, kami tetap berada dalam empat besar,” ujar instruktur dengan syarat Italia itu.
“Tertinggal lima poin dari puncak tidak ada akan terlalu buruk," tambah dia.
Milan akan menjamu Lazio pada Akhir Pekan (30/11) pukul 02.45 di dalam San Siro.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
