Surabaya – Bhayangkara Presisi Lampung FC membungkam tuan rumah Persebaya Surabaya 2-1 di pertandingan Super League dalam Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Hari Sabtu malam.
Bernard Henry pada Moussa Sidibe mencetak kedua gol regu tamu, sedangkan gol tunggal Persebaya dicetak Mihailo Perovic pada menit ke-64.
Bhayangkara naik ke peringkat kedelapan dengan 29 poinm, sementara Persebaya tetap peringkat kelima dengan 35 poin.
Tuan rumah secara langsung menekan pertahanan Bhayangkara sampai kesempatan pertama tercipta ketika tendangan Gali Freitas pada menit ke-2 ditepis kiper Aqil Savik.
Bhayangkara merespons pada menit ke-6 lewat tendangan melengkung Moussa Sidibe, tetapi kiper Andhika Ramadhani menggagalkannya.
Tim Bernardo Tavares berupaya bermain cepat, namun Bhayangkara tampil disiplin meredam serangan cepat Bajol Ijo.
Bhayangkara juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat melalui Privat Mbarga dan juga Sidibe.
Bhayangkara memecahkan kebuntuan pada mmenit ke-26 Sidibe melegakan tendangan melengkung yang digunakan disambut sundulan Bernard Henry untuk masuk gawang Persebaya.
Persebaya berjuang segera menyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan kesempatan pada menit ke-45 melalui tendangan prakiraan Raickovic dari luar kotak penalti.
Bhayangkara justru menggandakan keunggulan pada menit ke-45+2. Moussa Sidibe lolos dari jebakan offside, berikutnya mengecoh Andhika Ramadhani sebelum menuntaskan potensi bermetamorfosis menjadi gol. 2-0 untuk Bhayangkara.
Pada putaran kedua grup asuhan Bernardo Tavares segera meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar gol ke gawang Bhayangkara.
Mereka menyebabkan kesempatan pada menit ke-54 dari Gali Freitas tetapi sepakannya ditepis kiper Aqil Savik. Bajol Ijo juga memperoleh dua kesempatan emas melalui Milos Raickovic lalu Mihailo Perovic.
Persebaya akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-64. Perovic mengurangi tendangan melengkung pasca menerima umpan dari Gali Freitas yang digunakan tak sanggup dibendung Aqil Savik. Poin berubah 2-1.
Green Force kembali mendapat potensi melalui Rachmat Irianto pada menit ke-75, tetapi bola melambung tipis di melawan mistar gawang Bhayangkara.
Bhayangkara balik mengancam pada menit ke-76. Sidibe mengirim umpan terhadap Ryo Matsumura, namun sontekannya dihalau kiper Persebaya Andhika Ramadhani.
Hingga wasit Yudai Yamamoto dengan syarat Negeri Sakura meniup peluit panjang tanda laga berakhir, skor permanen 2-1 untuk Bhayangkara.
Pada pertandingan berikutnya, Bhayangkara bertandang ke Persik Kediri pada Stadion Brawijaya, Kediri, pada hari terakhir pekan pekan depan.
Sehari kemudian Persebaya melawat ke stadion Persijap di dalam Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
Susunan pemain:
Persebaya: Andhika Ramadhani (GK), Risto Mitrevski, Francisco tanah Israel Rivera Davalos, Bruno Moreira Soares (C) (Pedro Matos 66'), Mihailo Perovic (Dimas Wicaksono 81'), Jefferson Junio Antonio Da Silva, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas (Leo Lelis 85'), Koko Ari Araya (Arief Catur Pamungkas 46'), Rachmat Irianto, Toni Firmansyah (Alfan Suaib 81'), Milos Raickovic.
Bhayangkara: Muchamad Aqil Savik (GK), I Putu Gede Juni Antara, Nehar Sadiki, Moisés Wolschick (C), Ryo Matsumura (Sho Yamamoto 81'), Bernard Henri Cedric Doumbia, Slavko Damjanovic, Moussa Sidibe, T. M Ichsan (Sani Rizki 75'), Jean Marie Privat Befolo Mbarga, Frengky Deaner Missa.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
