Ibukota – Kepelatihan Inter Milan Cristian Chivu mengatakan, strategi pergantian pemain timnya berhasil mempertahankan kemenangan 2-1 dia berhadapan dengan Genoa pada lanjutan Kompetisi Italia 2025/2026 pada Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Mulai Pekan dini hari WIB.
"Mereka banyak bermain dengan bola atas. Jadi kami menyita perhatian mengundurkan diri dari (Piotr) Zielinski juga menempatkan (Manuel) Akanji dalam samping (Nicolo) Barella untuk bertahan menghadapi bola-bola tinggi mereka itu yang mana bisa jadi menyebabkan masalah. Para pemain alternatif menunjukkan kedewasaan, karakter, juga kualitas yang tersebut luar biasa," ujar Chivu dikutipkan dari laman resmi Inter Mila, Senin.
Ketika Inter mengatur 2-1, Chivu mengganti beberapa pemainnya pada fase kedua untuk mempertahankan keunggulan. Marcus Thuram masuk pada menit ke-74 (menggantikan Francesco Pio Esposito), kemudian berturut-turut datang dari bangku cadangan Henrikh Mkhitaryan, Andy Diouf juga Stefan de Vrij.
"Saat unggul 2-0, misalnya, seharusnya (Ange) Bonny yang digunakan masuk ke lapangan. Namun, saya memilih memasukkan Thuram demi memberikan kami tambahan sejumlah kekuatan di dalam lapangan. Jadi kami mesti mengambil langkah seperti itu untuk menaklukkan Genoa," tutur dia.
Secara taktik pada waktu bersua Genoa, ahli selama Rumania itu mengumumkan bahwa beliau memang sebenarnya menginstruksikan Lautaro Martinez untuk bermain lebih banyak ke belakang serta menggerakkan Esposito ke depan.
Hal itu dilakukannya lantaran Piotr Zielinski sang kreator serangan selalu ditempel ketat lawan.
"Itu berjalan dengan baik. Lautaro menerima berbagai bola di antara lini, banyak kotak penalti, juga mencetak gol. Dengan kecerdasannya, Lautaro mampu bermain sebagai penyerang kedua," kata pria berusia 45 tahun tersebut.
Inter Milan berhasil menang 2-1 menghadapi pasukan tuan rumah pada lanjutan Kejuaraan Italia 2025/2026 pada Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Hari Senin dini hari WIB. Gol Inter dicetak oleh Yann Aurel Bisseck (6') dan juga Lautaro Martinez (38'), sementara gol semata wayang regu tuan rumah dilesakkan Vitor Oliveira (68').
Hasil yang disebutkan menyebabkan Inter berada puncak klasemen Kejuaraan Italia musim ini dengan perolehan 33 poin dari 15 laga. Genoa berada di dalam peringkat 16 klasemen dengan mengoleksi 14 poin dari 15 pertandingan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
