Ibukota – Instruktur Inter Milan Cristian Chivu menyampaikan jikalau tiada ada yang tersebut diunggulkan di laga derbi Milan kontra AC Milan jelang pertandingan lanjutan Kompetisi Italia 2025/2026 di dalam Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Mulai Pekan (24/11) dini hari WIB.
"Dalam derbi tak ada favorit. Semua dimulai dengan skor 0-0, kesempatan 50-50. Kami harus memanfaatkan momen, mengungguli lebih banyak banyak kontes juga lebih besar fokus," ujar Chivu disitir dari laman resmi Inter Milan, Minggu.
Menurut juru taktik berkebangsaan Rumania itu, peluang akan berubah menjadi kunci pada mengungguli pertandingan yang tersebut diprediksi sengit itu.
Oleh lantaran itu, beliau memohon timnya untuk fokus, tidaklah menyia-nyiakan setiap prospek yang dimaksud tersaji juga bertahan dengan solid. Apalagi, Chivu menyadari AC Milan piawai di memanfaatkan ruang
"Kami tahu kualitas mereka. Milan mematikan baik dalam ruang terbuka maupun di area sempit. Namun, itu tidak ada berarti kami harus mengubah gaya bermain," kata pria berusia 45 tahun tersebut.
Menjalani debutnya di laga derbi Milan sebagai pelatih, Chivu berharap agar pertandingan ini akan berjalan indah bagi para penonton untuk memulai pembangunan citra bagus bagi sepak bola Italia.
"Beruntung saya pernah merasakan berbagai derbi sebagai pemain. Saya belaka berharap ini berubah jadi pertandingan yang digunakan indah serta menghibur, dikarenakan bermetamorfosis menjadi citra penting bagi sepak bola Italia ke dunia," tutur dia.
Laga ini diprediksi akan berjalan ketat, mengingat ketika ini Inter berada pada tempat dua klasemen sementara serta hanya sekali berjarak dua poin dari AC Milan yang tersebut berada di peringkat lima.
Jika Inter menang maka mereka mungkin untuk menggeser klub Napoli serta bermetamorfosis menjadi pemuncak klasemen sementara Turnamen Italia 2025/2026. Sementara jikalau sang rival menang, dia dapat merebut tempat dua klasemen.
Namun meskipun begitu, rekor pertandingan derbi Milan di lima pertandingan terakhir, Inter belum merasakan kemenangan menghadapi Milan yakni mengalami dua hasil imbang juga tiga kali kalah, satu di antaranya kekalahan dalam final Piala Super Italia musim 2024/2025 serta ronden kedua semifinal Piala Italia.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam portal web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
