Ibukota – Kepelatihan Manchester City Josep "Pep" Guardiola menyalakan "alarm waspada" menyusul kumpulan hasil buruk yang tersebut dialami timnya pada dua laga terakhir, dalam mana dia setiap saat kalah.
Seusai kalah 0-2 pada derbi Manchester kontra Manchester United pada Kompetisi Inggris 2025/2026, Hari Sabtu (17/1), City lagi-lagi tumbang pada laga berikutnya ke Kejuaraan Champions UEFA 2025/2026 dari Bodo/Glimt dengan skor 1-3, Rabu dini hari WIB.
"Kami harus bangkit. Hasil-hasil pertandingan kami, bahkan sejak 2025, tak begitu baik entah itu dalam Turnamen Inggris atau pun ke kompetisi ini (Liga Champions-red). Kami merasakan berbagai hal yang mana tidaklah sesuai rencana, salah satunya detail-detailnya. Kami harus mengubah situasi ini," ujar Guardiola, diambil dari laman Manchester City.
Juru taktik dengan syarat Spanyol itu menyayangkan skuadnya membuang prospek untuk menorehkan kemenangan pada waktu bersua Bodo/Glimt setelahnya sebelumnya digilas Manchester United (MU).
Padahal, menurut Guardiola, permainan Manchester City lebih besar baik dibandingkan saat timnya tiada berdaya ke hadapan MU.
Pada pertandingan kontra tuan rumah Bodo/Glimt dalam stadion berumput artifisial, Stadion Aspmyra, Bodo, Norwegia, City sejatinya tampil sangat dominan dengan 64 persen penguasaan bola. Total dia mengurangi 16 kali tembakan tetapi belaka lima kali tepat sasaran, yang digunakan salah satunya berubah jadi gol.
Sementara Bodo/Glimt sangat efektif memanfaatkan peluang. Meski cuma melakukan delapan kali tembakan, lima ke antaranya tepat ke gawang, merek berhasil mencetak tiga gol.
"Kami identik sekali tidak ada meremehkan dia (Bodo/Glimt). Mereka tim yang terorganisasi dengan baik juga tampil sangat bagus. Kami kesulitan, apalagi beberapa pemain penting kami absen," tutur Guardiola.
Saat ini, City kehilangan beberapa pemain akibat cedera yaitu Ruben Dias, Matheus Nunes, Josko Gvardiol, John Stones, Savinho, Nico Gonzalez lalu Oscar Bobb. Selain itu, Bernardo Silva menjalani hukuman akumulasi.
Berlaga tanpa sosok-sosok tersebut, ditambah lagi kartu merah yang dimaksud diterima gelandang Rodrigo "Rodri" Hernandez pada menit ke-62, menjadi salah satu alasan Guardiola untuk kekalahan dari Bodo/Glimt.
"Kehadiran mereka sebenarnya sanggup memberi kami konsistensi yang tersebut lebih," tutur Guardiola.
Manchester City tertunduk dengan skor 1-3 dari Bodo di lanjutan Kejuaraan Champions UEFA 2025/2026 di dalam Stadion Aspmyra, Rabu dini hari WIB. Gol semata wayang City dicetak oleh Rayan Cherki (60'), tuan rumah mengukir skor dari aksi Kasper Hogh (22', 24') dan juga Jens Petter Hauge (58').
Hasil itu memproduksi Manchester City berada ke tempat tujuh klasemen sementara Kejuaraan Champions UEFA musim ini dengan menorehkan 13 poin dari tujuh pertandingan.
Sementara Bodo/Glimt perlahan mendekat ke zona playoff dengan menempati kedudukan 27 klasemen. Merekka mengoleksi enam poin dari tujuh laga.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di laman web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
