DKI Jakarta – Pembimbing Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menyampaikan timnya meraih kemenangan sensasional usai mengalahkan Barcelona 2-1 pada pertandingan fase liga Kompetisi Champions ke Stadion Lluis Companys, Barcelona, Kamis dini hari WIB.
Dikutip dari laman resmi klub, Kamis, Enrique menjelaskan timnya melakukan hal yang mana luar biasa dengan berhasil bangkit dari ketertinggalan di mana menghadapi kelompok sekelas Barcelona.
"Saya sangat bangga untuk tim, pemain juga suporter. Saya pikir ini adalah pertandingan yang sangat sulit, sangat rumit. Mereka (Barcelona) bermain lebih besar baik di mana awal pertandingan," ungkap Enrique.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu melanjutkan jikalau timnya harus kebobolan terlebih dahulu juga selanjutnya PSG sanggup melakukan beberapa penyelamatan penting.
Enrique memandang timnya baru dapat menunjukkan peluang terbaik merek saat mampu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya PSG dapat membalikkan keadaan menjauhi berakhirnya pertandingan.
"Di putaran kedua, saya pikir kami sensasional, dengan kepercayaan diri pemain juga pembaharuan yang mana kami lakukan. Saya sangat senang, sekarang kami harus bersiap untuk pertandingan selanjutnya!" tegas Enrique.
"Suporter? kami terbiasa dengan mereka. Mereka luar bisa. Ini adalah adalah kesenangan sesungguhnya untuk mengetahui bahwa mereka itu setiap saat berada dalam sana, setiap waktu. Kami adalah grup seutuhnya baik lumbung juga tandang, dan juga itu sangat penting bagi kami," lanjut dia.
Pada pertandingan ini. Barcelona dapat unggul terlebih dahulu melalui gol yang tersebut dicetak oleh Ferran Torres, namun PSG dapat membalikkan keadaan melalui Senny Mayulu juga Goncalo Ramos.
Berkat kemenangan ini, PSG sekarang berada pada peringkat ketiga klasemen sementara fase liga Kompetisi Champions dengan enam poin dari dua laga, kalah selisih gol dengan Bayern Muenchen pada kedudukan pertama.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence ke platform web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
