DKI Jakarta – Langkah sektor ganda campuran Tanah Air dalam BWF World Tour Super 750 French Open 2025 resmi tertahan seluruhnya setelahnya Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kandas di dalam sesi 16 besar.
Pasangan muda yang disebutkan belum mampu menembus dominasi unggulan ketiga selama Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran kemudian harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 19-21, 17-21 di pertandingan di Glaz Arena, Cesson-Sevigné, Prancis, Kamis.
Sejak awal gim pertama, Jafar/Felisha mencoba tampil agresif untuk menandingi tempo cepat permainan lawan. Kedudukan sempat berimbang 4-4, namun pasangan Thailand mulai memperlebar jarak hingga unggul 10-5. Supissara tampil dominan di dalam depan net, mengontrol permainan dengan sambaran cepat yang menyulitkan pasangan Indonesia.
Felisha sempat memperkecil ketertinggalan berubah menjadi 8-11 lewat penempatan bola yang dimaksud akurat, namun Dechapol/Supissara kembali menjauh hingga 14-8.
Jafar/Felisha terus berjuang dengan permainan drive cepat dan juga sempat memangkas jarak berubah menjadi 19-20. Sayangnya, smes keras jarak dekat dari Supissara menghentikan gim pertama dengan kemenangan untuk Thailand.
Pada gim kedua, Jafar/Felisha tertinggal terpencil 1-7 ke awal laga, sebelum perlahan bangkit dengan permainan lebih lanjut sabar dan juga mampu mendekat hingga 9-10. Mereka bahkan sempat menyamakan kedudukan, namun dorongan bola Felisha yang digunakan melebar menimbulkan pasangan Indonesi tertinggal tipis pada waktu interval.
Baca juga: Alwi Farhan makin “pede” pasca ke delapan besar French Open 2025
Selepas jeda, Jafar/Felisha mencoba menekan dengan variasi serangan, namun beberapa kesalahan sendiri kembali memberi potensi bagi lawan untuk mengawasi 18-14.
Upaya mengejar hingga 17-19 belum cukup mengubah hasil, setelahnya pukulan Felisha di depan net terlalu lemah serta memberi match point bagi lawan. Smes Supissara yang digunakan membentur net namun tetap jatuh di area permainan Indonesia memverifikasi kemenangan dua gim segera bagi pasangan Thailand.
Kekalahan ini menyebabkan Jafar/Felisha mencatatkan data tren kurang baik, dengan lima kali tersingkir ke sesi 16 besar dari enam kompetisi terakhir yang merekan ikuti.
Sebelumnya, dua delegasi ganda campuran Nusantara lainnya juga sudah ada lebih banyak dulu tersingkir ke sesi pertama. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil kalah dari pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Bøje dengan skor 20-22, 21-14, 15-21.
Sementara itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus mengakui keunggulan duet Negara Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie usai bertarung ketat 21-15, 17-21, 17-21.
Dengan hasil ini, sektor ganda campuran Tanah Air harus pulang lebih tinggi awal dari French Open 2025. Sejumlah pemain pun dijadwalkan kembali tampil pada kompetisi Super 500 Hylo Open 2025 pada 28 Oktober-2 November, di antaranya Jafar/Felisha.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
