Gina Garcia raih MVP FIBA U-20 Women’s EuroBasket 2025

Ibukota Indonesia – Pebasket putri Spanyol Gina Garcia, terpilih sebagai Pemain Paling Berharga (MVP), sekaligus mengawasi daftar All-Star Five, di Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) U-20 Women's EuroBasket 2025, usai mengantarkan timnya menjuarai kejuaraan yang disebutkan untuk ke-10 kalinya.

Dalam laman FIBA yang mana disitir dalam Jakarta, Senin, pemain yang mana masih berumur 18 tahun itu, menjadi motor permainan Spanyol dengan perpaduan kreativitas serta efisiensi, sehingga berhasil menyabet penghargaan dalam divisi A kejuaraan yang diselenggarakan di area Portugal.

Dia membukukan rata-rata 11,3 poin per laga (ppg), 4,9 assist per laga (apg), juga 1,6 steal per laga (spg).

Penampilan pebasket muda itu terjadi di perempat final melawan Turki, ketika beliau mencatatkan 20 poin, lima assist, lalu tiga steal yang tersebut semakin meyakinkan FIBA untuk memilihnya sebagai MVP.

Penampilan gemilang Garcia, menghasilkan negaranya melengkapi sembilan penghargaan sebelumnya, yakni pada edisi 2007, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2017, 2018, kemudian 2022.

Selain Garcia yang tersebut masuk di daftar All-Star Five, empat pemain lain juga terpilih, yaitu Daniele Paunksnyte (Lituania), Raina Tomasicka (Latvia), Lourdes Da Silva Costa (Swedia), dan juga Cristina Osazuwa (Italia).

Paunksnyte tampil gemilang dengan rata-rata 17,3 ppg, tujuh rebound per laga (rpg), serta 3,2 apg.

Pemain yang mana juga berusia 18 tahun itu mencetak sejarah dengan torehan 43 poin pada waktu melawan Israel.

Torehan itu berhasil memecahkan rekor skor tertinggi pada satu pertandingan FIBA U-20 Women’s EuroBasket, sekaligus membantu negaranya menyabet perak yang tersebut merupakan medali pertama dia dalam turnamen itu.

Pemain selanjutnya adalah Tomasicka yang mana menjadi top skor turnamen, dengan rata-rata 24,4 ppg. Dia juga sempat membukukan tujuh rebound kemudian empat steal pada laga melawan Prancis, guna melengkapi perolehan 39 poin.

Pebasket putri itu juga tercatat sebagai pemain dengan efisiensi tertinggi kedua, yakni 21,8 per laga.

Dari Swedia, Da Silva Costa menorehkan rata-rata double-double 15,6 ppg dan juga 10,1 rpg.

Dia mencetak tiga kali double-double selama turnamen, termasuk 36 poin lalu 16 rebound ketika mengalahkan Latvia pada fase grup.

Terakhir adalah andalan dari timnas Italia, Cristina Osazuwa. Dia berkontribusi rata-rata 14 ppg, 7,9 rpg, kemudian 1,1 spg bagi timnya.

Aksi terbaiknya tercipta pada waktu mencetak 31 poin kemudian tujuh rebound melawan Belanda dalam fase grup.

Italia pun kembali finis pada peringkat ketiga pasca menang meyakinkan melawan Swedia di area perebutan tempat ketiga.

Selanjutnya: Hasil FIBA U-20

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di area situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top