Jayapura – Pemuka Papua Matius D. Fakhiri optimistis Persipura Jayapura mampu kembali berlaga dalam Kompetisi 1 Indonesi pada musim kompetisi 2026 menyusul tren positif yang mana ditunjukkan pasukan yang dimaksud pada beberapa pertandingan terakhir.
"Pada Mingguan (15/2) semua sudah ada mengawasi bagaimana performa Persipura menunjukkan perkembangan signifikan baik dari sisi permainan maupun mental berjuang para pemain di lapangan," kata Pemuka dalam Jayapura, Senin.
Menurut Fakhiri, pihaknya memandang penampilan beberapa jumlah pemain baru turut memberi energi tambahan bagi skuad berjuluk “Mutiara Hitam” tersebut.
“Persipura adalah kebanggaan penduduk Papua. Saya optimistis kelompok ini bisa jadi kembali ke Kejuaraan 1 oleh sebab itu permainan anak-anak ketika ini semakin solid kemudian penuh semangat,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk itu dukungan penduduk Papua juga bermetamorfosis menjadi komponen penting pada mendongkrak motivasi tim untuk meraih kemenangan di dalam setiap laga.
"Apalagi antusiasme suporter yang digunakan terus hadir pada stadion dinilai memberi dorongan moral bagi para pemain untuk tampil maksimal," katanya lagi.
Dia berharap manajemen, pelatih, dan juga seluruh pemain dapat merawat konsistensi performa hingga akhir musim sehingga target pemasaran ke kasta tertinggi sepak bola nasional dapat tercapai.
"Kami eksekutif Provinsi Papua pada prinsipnya terus memberikan dukungan moral bagi kemajuan olahraga di daerah, salah satunya sepak bola yang memiliki basis penggemar besar pada Bumi Cenderawasih," katanya. Dengan kerja mirip semua pihak, ia yakin Persipura dapat kembali menunjukkan kejayaannya pada kompetisi nasional.
Sebelumnya Tim Persipura Jayapura merebut kembali puncak klasemen sementara Grup B Kompetisi 2 Championship musim 2025-2026 pasca meraih kemenangan melawan Barito Putera dengan skor telak 4-1 di Stadion Lukas Enembe, Wilayah Jayapura, Papua, Hari Minggu (15/2).
Empat gol kemenangan Persipura Jayapura dicetak oleh Reno Salampessy pada menit 45+2' dan juga menit 62', kemudian Ramai Rumakiek dalam menit 54+4 dan juga Kelly Sroyer pada menit 90+2'. Gol balasan Barito dicetak oleh Ferdiansyah di dalam menit 74'.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
