Ibukota Indonesia – Kepelatihan Barcelona, Hansi Flick menyampaikan dukungannya terhadap mantan instruktur Real Madrid, Xabi Alonso yang digunakan baru sekadar diberhentikan dari posisinya.
Flick memandang Alonso sebagai ahli elite yang tersebut diyakininya akan segera menjadi pemimpin proyek besar pada level tertinggi sepak bola dunia.
“Ini adalah sepak bola. Itu tidak tindakan saya,” kata Flick disitir beIN Sports pada Rabu.
“Saya punya hubungan yang mana sangat baik dengan Xabi Alonso sejak masanya di Bayer Leverkusen, ketika saya melatih kelompok nasional Jerman. Saya mendoakan yang digunakan terbaik untuknya. Saya yakin beliau dan juga staf pelatihnya akan segera terlibat di sebuah proyek besar. Dia ahli yang dimaksud fantastis dengan masa depan yang cerah.”
Flick menyampaikan pernyataan yang disebutkan di konferensi pers mendekati laga fase 16 besar Piala Raja (Copa del Rey) antara Barcelona berhadapan dengan Racing de Santander pada hari terakhir pekan (16/1).
Dia menanggapi kepergian Alonso dari kursi pembimbing Real Madrid, yang tersebut muncul setelahnya kekalahan 2-3 dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol.
Saat ditanya apakah tindakan Real Madrid mengakhiri Alonso mengejutkannya, Flick menegaskan bahwa planet sepak bola papan menghadapi setiap saat ditentukan oleh hasil.
Menurutnya, risiko pemecatan merupakan bagian dari pekerjaan individu pelatih. Klub harus percaya pada pelatihnya, tetapi pada akhirnya para pengambil keputusanlah yang dimaksud menentukan arah, lalu Real Madrid memilih jalan tersebut.
Flick juga menolak memberikan penilaian terhadap Alvaro Arbeloa, yang mana ditunjuk sebagai pembimbing baru Real Madrid.
Dia hanya sekali menyatakan akan menganalisis Arbeloa pada waktu Barcelona benar-benar berhadapan dengan timnya.
Sebaliknya, instruktur selama Jerman itu justru menyoroti suasana internal Barcelona yang tersebut dinilainya sangat positif.
Flick memuji kebersamaan antara pemain, staf pelatih, juga manajemen klub yang tersebut menurutnya bermetamorfosis menjadi fondasi kuat bagi pasukan ketika ini.
“Sejak saya tiba dalam Barcelona, saya merasakan semua khalayak bekerja dengan seperti sebuah keluarga. Kami merancang sesuatu yang spesial di sini. Situasinya sangat baik sekarang, meskipun sepak bola bisa jadi berubah dengan cepat. Saya benar-benar menghargai budaya kemudian rasa kebersamaan ini,” tutup Flick.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
