Ibukota Indonesia – Pelatih Malut United Imran Nahumarury berharap skuad timnya tidak ada sejumlah mengalami inovasi pada musim depan, setelahnya mereka itu berhasil menangguhkan Kompetisi 1 Indonesia 2024/25 dengan menempati sikap ketiga klasemen akhir.
"Perjalanan musim ini tak mudah. Saya sudah ada prediksi dari awal, khususnya dengan banyaknya pemain yang mana datang serta pergi. Tapi setelahnya pekan ke-10, regu mulai stabil," kata Imran di konferensi pers usai laga melawan Persija pada Ibukota International Stadium, Jumat.
Malut mengakhiri Kejuaraan 1 musim ini dengan bermain imbang 0-0 di dalam markas Persija. Hasil itu menciptakan mereka itu gagal menembus peringkat kedua, yang tersebut dihuni Dewa United dengan 61 poin.
Dengan berada pada sikap ketiga klasemen akhir, Malut akan berhak tampil di area ASEAN Club Championship pada musim depan.
Imran menilai timnya telah lama berlatih dengan baik selama tiga hari terakhir dan juga memperlihatkannya dengan penampilan sabar meladeni tuan rumah Persija. Meskipun ada beberapa prospek yang mana terbuang, Imran menilai hal itu wajar lantaran banyak pemain masih tergolong pemula.
Sementara para pemain akan berlibur selepas laga penutup musim, Imran menegaskan ia bersatu jajaran staf pembimbing akan tetap saja bekerja menyusun kegiatan persiapan musim depan. Ia menekankan perlunya penambahan pemain baru untuk menguatkan sektor-sektor yang digunakan masih lemah.
Saat ditanya mengenai kompetisi pramusim Piala Presiden, Imran belum memberikan kepastian apakah Malut United akan mengambil bagian serta. Namun ia menegaskan bahwa konsistensi komposisi regu menjadi prioritas agar tiada mengulang proses dari nol.
Imran juga memberi arahan khusus untuk dua penggawa Malut United, Yakob Sayuri kemudian Yance Sayuri, yang kembali dipanggil ke skuad Tim Nasional Indonesia, yakni harapan agar mereka tetap memperlihatkan bugar lalu tiada mengalami cedera seperti pada pemanggilan sebelumnya.
"Kalau kalian kerja keras serta tampil konsisten, pasti akan kembali dipanggil. Dan sekarang terbukti," ujar Imran.
