Sangat sedih untuk mendengar apa yang tersebut terjadi ketika ini, masih jaga keselamatan serta saling peduli satu sejenis lain
Jakarta – Pemain timnas Indonesia, Jay Idzes, menyuarakan kesedihannya terkait kondisi terkini melalui unggahan Instagram story di dalam akun resminya, Minggu.
Meski tidaklah menyampaikan secara jelas apa yang dimaksud menjadi keprihatinannya, bek Sassuolo itu kemungkinan besar menyinggung masalah kondisi keamanan terkini di area Indonesia.
“Sangat sedih untuk mendengar apa yang terjadi ketika ini, masih jaga keselamatan kemudian saling peduli satu mirip lain,” demikian unggahan story Idzes.
Sebelum Idzes menyuarakan keprihatinannya, beberapa orang pelaku sepak bola sudah pernah terlebih dahulu bersikap. Para pemain Persis Solo mengenakan pita hitam pada pertandingan BRI Super League melawan Bhayangkara FC, pada Hari Jumat (29/8). Selain itu kapten Persija, Rizky Ridho, juga mengenakan pita hitam pada pertandingan Super League melawan Dewa United, yang digunakan juga berlangsung pada Hari Jumat (29/8).
Super League juga terkena imbas oleh permasalahan keamanan pada berbagai kota di dalam Indonesia. Tiga pertandingan Super League yang tersebut semestinya dimainkan pada Mingguan (31/8), yakni PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya, Persib Bandung melawan Borneo FC, lalu Persita Tangerang menjamu Semen Padang mengalami penundaan.
Situasi keamanan Indonesia, khususnya Ibukota dan juga sebagian kota/kabupaten memang sebenarnya sedang memanas pada beberapa hari terakhir. Diawali dari berbagai demonstrasi yang dimaksud menyalahkan kebijakan pemerintah kemudian DPR, aksi-aksi berlanjut lalu berlanjut pada perseteruan pihak kepolisian kemudian massa aksi.
Kemarahan umum semakin menjadi pada waktu orang pengemudi ojek daring dilindas oleh kendaraan taktis Brimob pada Kamis (28/8) dalam Jakarta. Kekerasan kemudian bentrokan kemudian menyebar ke berbagai kota di dalam Indonesia, seperti di tempat Makassar, Surakarta, kemudian Surabaya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di area situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
