Kalahkan Praha 3-0, Frank tenang Tottenham minimal berlaga ke playoff

DKI Jakarta – Instruktur Tottenham Hotspur Thomas Frank merasa tenang timnya pada sikap kuat untuk minimal berlaga dalam playoff 16 besar Kejuaraan Champions 2025/2026 pasca mengalahkan Slavia Praha 3-0 di dalam London, Rabu dini hari WIB.

"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Itu artinya kami berada pada kedudukan yang tersebut sangat kuat untuk menjamin lolos ke fase playoff untuk terus melaju," ujar Frank disitir dari laman resmi Tottenham Hotspur, Rabu.

Tottenham pada waktu ini berada di kedudukan kesembilan klasemen sementara Kompetisi Champions musim ini dengan koleksi 11 poin dari enam pertandingan.

Dengan menyisakan dua laga dalam kejuaraan tersebut, Tottenham belaka memerlukan setidak-tidaknya satu kali kemenangan untuk mengunci satu tempat pada playoff 16 besar.

Frank juga mengutarakan bahwa dirinya puas dengan performa timnya pada laga kontra Praha. Namun beliau menegaskan bahwa skuadnya harus melakukan yang tersebut lebih besar baik pada laga-laga berikutnya.

"Saya menyukai banyak hal dari penampilan ini, tetapi ini juga merupakan performa yang dimaksud menurut saya masih dapat kami tingkatkan pada masa depan, agar bisa saja lebih banyak mengontrol beraneka elemen di permainan," kata juru taktik berkebangsaan Denmark itu.

Menurut Frank, kemenangan Tottenham berhadapan dengan Slavia Praha diraih berkat penampilan apik semua pemain, khususnya sang gelandang kreatif Xavi Simons, yang memproduksi satu gol pada laga tersebut.

Thomas Frank pun memuji penampilan Simons yang mana disebutnya memiliki etos kerja yang tersebut besar dan juga sangat bekerja keras untuk keberhasilan tim.

"Saya juga menyukai etos kerjanya. Misalnya, ada satu momen lari mengejar bola yang digunakan sangat bagus pada menit 90-lebih saat ia benar-benar kembali ke belakang. Itu sangat penting bagi saya, bagi kami, bagi semua orang, untuk bekerja sangat keras. Jadi, saya menyukai performanya secara keseluruhan," kata dia.

Tiga gol Tottenham ke gawang Slavia Praha datang dari bunuh diri David Zima (26'), Mohammed Kudus (50') serta Xavi Simons (79').

Kemenangan menghadapi Praha terasa semakin spesial lantaran legenda mereka, Son Heung-min kembali ke stadion untuk memberikan salam perpisahan. Kehadirannya pun memproduksi Thomas Frank bahagia serta mengumumkan Son sebagai Tottenham sejati.

"Saya senang dengan sambutan yang mana ia terima, sambutan yang tersebut sangat pantas untuknya. Seorang legenda Tottenham sejati, yang digunakan kembali ke rumah. Saya sangat senang mampu melihatnya lagi," kata dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top