Ibukota Indonesia – Kapten Leeds United Ethan Ampadu tidak ada mau tertahan kenangan ketika kembali ke Stadion Stamford Bridge, London, untuk menghadapi eks timnya, Chelsea, pada lanjutan Kejuaraan Inggris 2025/2026, Rabu (11/2) dini hari WIB.
"Akan terasa menyenangkan untuk kembali, tetapi saya bukan memikirkan persoalan Chelsea. Hal ini hanyalah pertandingan lain bagi Leeds United, dalam mana kami ingin mencoba meraih poin berjumlah mungkin," ujar Ampadu disitir dari laman resmi Leeds United, Selasa.
Gelandang bertahan dengan syarat Wales itu sempat berubah menjadi bagian dari Chelsea pada periode 2017-2023. Namun, sepanjang periode tersebut, beliau belaka bermain sebanyak-banyaknya 12 kali dengan pasukan utama dan juga dipinjamkan ke empat klub berbeda sebelum akhirnya bergabung secara permanen ke Leeds pada musim 2023/2024.
Menurut Ampadu, Chelsea adalah klub yang terus-menerus mempunyai ambisi berada di puncak klasemen kemudian meraih trofi. Itu menyebabkan Chelsea selalu mengakibatkan kualitas membesar juga mentalitas pemenang pada setiap pertandingan.
Meski begitu, Ampadu menegaskan Leeds United juga memiliki keinginan kuat untuk menang. Dia percaya bahwa dia mampu bermain bertarung dengan siapa pun dan juga meraih penampilan dan juga hasil yang digunakan baik.
"Kami harus menampilkan performa terbaik serta kembali berjuang. Fokus utama kami untuk sisa musim ini adalah menghadapi setiap pertandingan satu per satu serta melakukan konfirmasi kami setiap saat memberikan penampilan terbaik demi meraih hasil di setiap laga," kata dia.
Leeds United ketika ini bertengger ke kedudukan ke-16 klasemen sementara Kejuaraan Inggris 2025/2026 dengan mengoleksi 29 poin dari 25 pertandingan, semata-mata berjarak dua poin dari Brighton kemudian Hove Albion yang digunakan menempati peringkat 14.
Sementara Chelsea sekarang ada ke peringkat kelima dengan 43 poin dari 25 laga, berbeda satu poin dari kelompok ke atasnya, Manchester United (44 poin).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
