DKI Jakarta – Real Madrid semakin dekat mendapatkan tanda tangan bek kiri Benfica Alvaro Carreras pada jendela pemindahan musim panas ini.
Menurut laporan berbagai sumber, termasuk jurnalis pengiriman ternama Fabrizio Romano, kedua klub sedang menyelesaikan detail akhir untuk pemindahan pemain berusia 22 tahun tersebut.
"Proses negosiasi telah pada tahap akhir dengan Avaro belaka ingin pindah ke Real Madrid, kesepakatan bisa saja diselesaikan pasca Piala Planet Antarklub," tulis Romano pada akun X-nya pada Rabu.
Produk akademi Real Madrid itu, sebelum bergabung dengan Manchester United pada 2020, telah lama menunjukkan performa impresif sama-sama Benfica sejak tiba pada Januari 2024.
Kontraknya dengan klub Portugal itu mencakup klausul pelepasan senilai 50 jt euro (Rp952 miliar), yang dimaksud awalnya menjadi hambatan pada negosiasi.
Namun, saat ini Real bersedia mendekati hitungan yang disebutkan setelahnya Benfica menolak tawaran awal sebesar 40 jt euro (Rp759 miliar).
Kepindahan Carreras ke Santiago Bernabeu menjadi bagian dari strategi ahli Xabi Alonso di menguatkan lini belakang, khususnya bek kiri, yang menjadi prioritas klub ini.
Meski Fran Garcia tampil gemilang di Piala Global Antarklub 2025, Alonso ingin meningkatkan persaingan di skuadnya dengan mendatangkan Carreras.
Negosiasi antara presiden Madrid, Florentino Perez, juga presiden Benfica, Rui Costa, berjalan intens di beberapa hari terakhir.
Benfica sempat bersikeras mempertahankan Carreras untuk Piala Global Antarklub, tapi pasca disingkirkan Chelsea pada putaran 16 besar , dia saat ini lebih lanjut terbuka menyelesaikan pengiriman ini.
Laporan Marca menyebutkan kesepakatan mampu disampaikan sebelum 14 Juli ketika Benfica kembali berlatih.
Carreras sendiri sangat antusias kembali ke klub masa kecilnya kemudian bermain di dalam bawah asuhan Alonso.
Bila pengiriman ini terealisasi, Carreras akan menjadi rekrutan keempat Madrid musim panas ini, pasca Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, kemudian Franco Mastantuono.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
