Mauricio Souza belum yakin Persija akan main lawan Hertha Berlin

DKI Jakarta – Kepelatihan Persija Ibukota Mauricio Souza belum yakin bahwa kelompok asuhannya akan menghadapi klub Jerman Hertha Berlin pada ulang tahun ke-500 DKI Jakarta yang dimaksud jatuh pada 22 Juli 2027.

Sebelumnya, Kepala daerah Ibukota Indonesia Pramono Anung sempat menyampaikan pada di malam hari perayaan Tahun Baru 2026 ke Jakarta, bahwa untuk memeriahkan ulang tahun ke-500 Jakarta, pihaknya akan mengundang beberapa klub luar negeri untuk bermain berperang melawan Persija. Salah satu klub yang mana menurut Pramono sudah ada mencapai kata setuju adalah Hertha Berlin.

“Saya melihatnya ke internet. Tapi maaf ya, tapi internet sejumlah kadang-kadang itu tak benar informasinya. Dunia Maya itu (bilang) masuk pemain baru dalam pasukan kita, juga keluarkan pemain dari kelompok kita. Jadi saya akan percaya kalau Pak Presiden sudah ada panggil kita untuk kasih tahu, ke 2027 kita ada uji coba lawan Hertha Berlin,” kata Souza pada jumpa pers pra pertandingan BRI Super League berjuang melawan Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

“Bagus kalau ada pertandingan itu, benar-benar bagus untuk Persija dikarenakan Hertha Berlin itu adalah pasukan besar di dalam Jerman. Jadi Persija pasukan besar. Bagus untuk Hertha Berlin datang bermain berhadapan dengan Persija,” kata instruktur selama Brasil tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, Macan Kemayoran memang benar pernah mendatangkan tim-tim luar negeri untuk memainkan pertandingan persahabatan berhadapan dengan mereka. Persija pernah mendatangkan Gamba Osaka (Jepang) ke Ibukota Indonesia pada 2015, kemudian Espanyol (Spanyol) pada 2017, juga terakhir menjamu Ratchaburi (Thailand) pada 2022.

Di luar pertandingan-pertandingan persahabatan tersebut, Persija terakhir kali mengikuti kompetisi level Asia pada 2019, yakni Piala AFC 2019. Saat itu langkah Persija belaka sampai fase grup, namun merekan tercatat pernah kedatangan beberapa jumlah klub luar negeri yakni Shan United (Myanmar), Ceres Negros (Filipina), juga Becamex Binh Duong (Vietnam).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top