Ibukota – Persita Tangerang menunda catatan buruk tuan rumah Persis Solo dengan raihan kemenangan 3-1 pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 pada Stadion Manahan, Surakarta, Minggu.
Pendekar Cisadane membuka keunggulannya melalui gol Matheus Alves pada menit kelima, sebelum dwigol Aleksa Andrejic pada menit ke-14 lalu 41 menimbulkan pasukan tamu unggul tiga gol. Persis belaka mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Gervane Kastaneer pada menit ke-62.
Kemenangan beruntun kedua bagi Persita itu memproduksi merekan naik ke tempat kelima klasemen sementara dengan 28 poin, disitir dari laman ILeague.
Sedangkan bagi Laskar Sambernyawa, kekalahan beruntun ketiganya itu menciptakan mereka semakin terpuruk dalam dasar klasemen dengan koleksi tujuh poin.
Pertandingan baru berusia lima menit ketika Persita membuka keunggulan. Dari situasi tendangan sudut, Matheus Alves dengan cerdik menempatkan diri ke tempat ideal untuk menyambut bola dengan sundulan kepala yang digunakan berujung masuk ke gawang tuan rumah. satu-nol untuk keunggulan Pendekar Cisadane.
Persita yang tersebut cukup menguasai jalannya permainan kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-14. Dari sudut sempit di sisi kanan pertahanan Persis, Aleksa Andrejic melegakan sepakan akurat ke sudut kiri melawan gawang tuan rumah tanpa dapat diantisipasi kiper Gianluca Pandeynuwu. 2-0 untuk keunggulan Persita.
Keunggulan dua gol menimbulkan Persita semakin percaya diri. Penyerang Hokky Caraka mempunyai kesempatan ketika ia melegakan sepakan melambung dari sudut sempit. Di sisi lain, Persis miliki kesempatan bagus pertamanya pada waktu Kodai Tanaka mengurangi tembakan melambung.
Gawang Persita akhirnya kemasukan pada menit ke-28, saat Kodai Tanaka memanfaatkan kemelut pada mulut gawang Persita untuk membukukan gol. Namun wasit Mustafa Kamal kemudian melakukan tinjauan VAR kemudian menafsirkan terjadi offside, sehingga gol itu dibatalkan.
Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-41, Persita mendapatkan gol ketiganya. Dari skema serangan balik, Hokky melakukan pergerakan cepat dalam sisi kiri pertahanan Persis, juga mengirimkan umpan tarik. Bola sempat dihalau Jose Cleyton, namun segera disambar kembali oleh Aleksa yang digunakan mengubah skor menjadi 3-0 untuk keunggulan regu tamu.
Persis yang digunakan mencoba bermain tambahan terbuka menuai hasilnya pada menit ke-59. Wasit menyimpulkan Javlon Guseynov melakukan pelanggaran terhadap Cleyton di kotak terlarang Persita, ketika mereka itu berduel bersaing untuk bola lemparan ke dalam. Wasit pun menunjuk titik putih tanpa melakukan tinjauan VAR.
Gervane Castaneer menjadi algojo bagi Persis. Eksekusinya dipatahkan oleh kiper Igor Rodrigues, sebelum bola pantul segera disambar Castaneer dan juga masuk ke gawang Persita. Poin pada saat ini 3-1 untuk keunggulan Persita.
Persis yang digunakan lebih besar mendominasi jalannya permainan pada sesi kedua, kemudian mendapatkan prospek berikutnya dari sundulan Castaneer yang tersebut dapat ditangkap kiper Igor. Persita sendiri sempat mencuri potensi dari serangan balik, lalu ditutup dengan sepakan Pablo Ganet yang tersebut masih membentur pemain tuan rumah.
Pada menit ke-85, wasit menghentikan pertandingan akibat beberapa penonton menyalakan suar. Sekira lima menit kemudian pertandingan dilanjutkan kembali.
Persis masih mempunyai satu kesempatan bagus untuk memperkecil kedudukan dari sundulan Cleyton yang tersebut ditepis kiper Igor. Sebelum laga benar-benar usai, Persita juga memiliki satu prospek dari sepakan Pablo Ganet yang dimaksud membentur jaring samping gawang Persis.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
