DKI Jakarta – Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija menyoroti efektivitas regu asuhannya ketika ditahan imbang Madura United pada pekan ke-21 BRI Super League di Stadion Manahan, Solo, Jumat.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat, Milo menyatakan jikalau sebenarnya Persis Solo tampil baik, namun gagal memanfaatkan prospek yang mana didapatkan.
"Di 45 menit pertama kita bermain baik. Namun kita kurang baik pada beberapa kesempatan yang tidak ada sanggup dimaksimalkan seperti penalti tadi," ujar Milo.
"Dan di dalam fase kedua, kita sejumlah kehilangan kesempatan dan juga kita kebobolan dikarenakan kesalahan kami sendiri. Kami juga kurang baik untuk mengkreasi potensi yang tersebut ada," sambungnya.
Pelatih berkebangsaan Bosnia-Herzegovina yang disebutkan melanjutkan jikalau hasil imbang di dalam laga rumah ini tidaklah sesuai target kelompok yaitu mengemas kemenangan.
Meski demikian, dirinya memuji perjuangan para pemainnya yang mampu mengundurkan diri dari dari kekalahan juga kekompakan dan juga kerja keras berubah jadi kunci utama Persis Solo mampu mengejar ketertinggalan.
"Tapi kami bangkit bersatu juga ini adalah perjuangan dengan kami. Dan saya mengapresiasi perjuangan para pemain saya," jelas Milo.
"Ada berbagai hal bagus hari ini tapi kita masih harus terus berjuang. Saya juga memberikan apresiasi untuk suporter yang digunakan telah dilakukan menambah energi kami untuk terus bekerja keras," pungkasnya.
Pada pertandingan ini Persis Solo harus puas dengan skor imbang 2-2 pasca berhasil menyamakan kedudukan melalui Roman Paparyga serta Dusan Mijic setelahnya sebelumnya Madura United dapat unggul dua kali melalui Junior Brandao juga Jorge Mendonca.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
