Nottingham dikabarkan akan tunjuk Vitor Pereira sebagai pembimbing baru

Ibukota Indonesia – Nottingham Forest dikabarkan semakin dekat untuk menunjuk Vítor Pereira sebagai instruktur kepala baru mereka itu setelahnya pihak klub mengeluarkan Sean Dyche pada Kamis (12/2).

Berdasarkan laporan Tribuna, salah satu media olahraga yang berbasis ke Eropa, kabar yang dimaksud menyeruak lantaran Pereira disebut-sebut miliki hubungan dengan pemilik Forest, Evangelos Marinakis. Keduanya pernah bekerja sejenis di Olympiakos.

Pelatih jika Portugal itu sudah mengatur pembicaraan dengan manajemen klub terkait kemungkinan mengambil alih kursi pelatih. Forest bergerak cepat mencari ganti Dyche yang mana hanya sekali bertahan 114 hari.

Sebelumnya, Forest juga sempat dibesut Ange Postecoglou yang tersebut masa jabatannya bahkan lebih banyak singkat, hanya sekali 40 hari.

Meski Dyche hanya sekali menelan satu kekalahan pada enam laga terakhirnya ke Kompetisi Inggris musim ini, hubungannya dengan skuad disebut kurang harmonis.

Dia juga berubah menjadi sasaran kekecewaan suporter pada waktu Forest bermain imbang tanpa gol berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers (Wolves) pada Kamis.

Pereira sendiri berada dalam menganggur setelahnya dipecat Wolves pada November 2025. Ketika itu, beliau menghabiskan 11 bulan dalam Molineux kemudian berhasil membantu klub yang disebutkan bertahan di Kejuaraan Inggris musim lalu.

Pengalaman itu berubah menjadi salah satu pertimbangan utama Forest di proses pencarian pengganti Dyche.

Manajemen Forest disebut menginginkan pembimbing dengan kemampuan manajemen pemain yang mana kuat, seperti yang digunakan dimiliki Nuno Espirito Santo.

Bila resmi ditunjuk, Pereira akan mempunyai waktu sepekan untuk mempersiapkan kelompok menghadapi Fenerbahce di laga Turnamen Europa 2025/2026, hari terakhir pekan (20/2). Forest tidaklah miliki pertandingan akhir pekan ini pasca tersingkir dari Piala FA.

Saat ini, Nottingham Forest berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Kompetisi Inggris 2025/2026, unggul tiga poin dari zona degradasi.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top