Bandarlampung – Pembimbing Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengakui bahwa penyelesaian akhir masih berubah jadi kendala anak-anak asuhnya ketika menghadapi Persebaya yang digunakan berakhir dengan kedudukan imbang 1-1.
"Kami sudah ada mencoba untuk menang pada laga ini, tapi ada kendala ke regu ini teristimewa penyelesaian akhir," katanya pada waktu konferensi pers usai pertandingan, pada Bandarlampung, Jumat.
Ia pun mengaku kecewa melawan hasil imbang ini, oleh sebab itu Bhayangkara banyak menciptakan peluang, namun malah kebobolan terlebih dahulu lewat gol bunuh diri Aqil Savik.
"Kami mencoba untuk menang, sampai kami akhirnya mencetak gol bunuh diri untuk Persebaya dengan langkah-langkah Putu Gede salah menendang sehingga terkena Aqil kemudian bola masuk ke gawang sendiri," kata dia.
Namun begitu, ia pun bersyukur akibat Dendi Sulystiawan berhasil menciptakan gol lalu menghasilkan skor 1-1 ke penghujung pertandingan.
"Kami mencoba terus sampai Dendi mencetak gol penyeimbang. Kemudian kami terus mencoba agar skor berubah bermetamorfosis menjadi 2-1 tapi kurang beruntung bagi grup ini dikarenakan skor bertahan 1-1 sampai peluit akhir," kata dia.
Paul Munster pun memuji kiper Persebaya Ernando Ari yang tersebut bermain gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan yang dimaksud bagus.
"Kami menciptakan prospek 18 shoot pada pertandingan dengan 7-8 on target. Tapi Ernando berbagai ciptakan penyelamatan yang tersebut bagus," kata dia.
Pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC berhadapan dengan Persebaya Surabaya berakhir imbang 1-1. Persebaya sebenarnya menjadi pemimpin kedudukan satu-nol pada menit 82 usai pemain Bhayangkara melakukan bunuh diri usai terjadi kemelut didepan gawang. Namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit-menit akhir tambahan waktu melalui Dendi Sulystiawan.
Atas hasil ini Bhayangkara menduduki peringkat ke 7 pada klasemen sementara BRI Super League dengan poin 19 dari hasil lima kali menang, empat kali imbang dan juga empat kali kekalahan. Sedangkan Persebaya harus tertahan diposisi ke delapan dengan poin 17 dari hasil empat kemenangan, lima kali imbang kemudian tiga kali kekalahan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
